Jateng

Drama Degradasi Liga 2: Akhir Perjalanan Perserang Serang, Persikab Bandung, dan PSDS

Afri Rismoko | 2 Februari 2024, 17:31 WIB
Drama Degradasi Liga 2: Akhir Perjalanan Perserang Serang, Persikab Bandung, dan PSDS

AKURAT.CO, Dalam serangkaian pertandingan Liga 2 yang penuh ketegangan dan drama, Perserang Serang, Persikab Kabupaten Bandung, dan PSDS Deli Serdang telah dipastikan akan degradasi ke Liga 3.

Keputusan ini datang setelah pertandingan hari ini, dimana ketiga tim ini tidak mampu mengamankan poin penting yang dibutuhkan untuk bertahan di kasta kedua sepak bola Indonesia.

Perserang Serang Degradasi ke Liga 3

Pertandingan melawan Sriwijaya FC yang berakhir imbang menjadi titik penentu bagi nasib Perserang Serang.

Hasil ini membuat Laskar Singandaru harus rela terjun ke Liga 3 di musim depan, menjadi tim ketiga yang mengalami nasib pahit ini.

Persikab Kabupaten Bandung Turun ke Kasta Ketiga

Sementara itu, Persikab Kabupaten Bandung juga harus mengucapkan selamat tinggal kepada Liga 2 setelah hasil imbang mereka melawan PSDS Deli Serdang.

Tim yang dipimpin Ahmad Bustomi ini menjadi tim keempat yang dipastikan degradasi, meninggalkan kiprah mereka di Liga 2 dengan kepala tegak.

PSDS Deli Serdang Ikut Degradasi

Dalam ironi nasib, PSDS Deli Serdang yang bermain imbang dengan Persikab pun harus menerima kenyataan pahit serupa. Skuad asuhan Coach Zefrizal ini menjadi tim kelima yang dipastikan akan berlaga di Liga 3 pada musim depan.

PSKC Cimahi dan PSPS Riau Bertahan di Liga 2

Di sisi lain, PSKC Cimahi dan PSPS Riau berhasil memastikan tempat mereka di Liga 2 untuk musim depan. PSKC Cimahi, setelah kemenangan telak 5-1 melawan Sada Sumut, memastikan posisi sebagai Runner Up Grup A.

Sedangkan PSPS Riau, dengan kemenangan krusial 1-2 melawan Nusantara United, mengamankan posisi sebagai Runner Up Grup B.

Keputusan ini tidak hanya merubah komposisi tim yang akan bertanding di Liga 2 dan Liga 3 musim depan, tetapi juga mengingatkan betapa ketat dan tidak terduganya persaingan di sepak bola Indonesia.

Bagi tim-tim yang degradasi, musim ini menjadi pelajaran yang berharga dan motivasi untuk bangkit kembali. Sementara bagi yang bertahan, ini adalah validasi dari kerja keras dan dedikasi mereka selama musim ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A