Sudarmono dan Rizky S.: Suara-suara Penonton PSIS atas Hukuman dan Insiden Ricuh

AKURAT.CO, Penggemar PSIS menyayangkan sanksi PSIS yang dijatuhkan kepada tim kebanggaan Kota Semarang itu. PSIS terancam menjalani pertandingan sisa akhir musim tanpa penonton.
Sudarmono, seorang penonton setia PSIS Semarang, mengungkapkan rasa kecewanya atas hukuman yang harus diterima tim kesayangannya. Hukuman ini dijatuhkan sebagai akibat dari tindakan salah satu suporter.
“Sangat disayangkan sekali , karena PSIS saat ini lagi bagus-bagusnya," katanya, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: PSIS Semarang Dihukum Bermain Tanpa Penonton dan Denda Jutaan Rupiah Pasca Keributan
Komentar ini mencerminkan rasa frustrasi yang dirasakan oleh banyak penggemar, melihat tim yang sedang berada di papan atas Liga 1 yang performanya harus terhambat karena kesalahan individu.
Sudarmono menyatakan harapannya agar manajemen PSIS mengambil tindakan.
“Semoga manajemen melakukan upaya banding atas keputusan Komdis,” ujarnya.
Kekhawatiran Sudarmono juga terkait dengan dampak jangka panjang hukuman ini terhadap klub. Ia berharap yang terbaik bagi tim.
Baca Juga: Empat Orang Luka dalam Kericuhan Laga PSIS Vs PSS di Stadion Jatidiri
“Karena jujur bagi pecinta PSIS ini sangat berat.”
Sementara itu, Rizky S., seorang penonton setia PSIS, menyampaikan komentarnya tentang serangkaian insiden yang terjadi dalam laga PSIS melawan PSS yang berakhir ricuh.
Rizky, yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut, menyoroti beberapa kegagalan kritis, terutama dalam manajemen tiket dan keamanan stadion.
Menurutnya, ada kesalahan serius pada sistem penjualan tiket online yang memungkinkan para pendukung Sleman membeli tiket, meskipun ada aturan yang jelas bahwa pendukung tim tamu tidak diizinkan hadir.
Lebih lanjut, Rizky mengkritik kurangnya upaya penghadangan oleh panitia penyelenggara (panpel) saat pendukung Sleman memasuki area stadion.
Dengan menggunakan armada bus yang besar, mereka berhasil memasuki stadion tanpa hambatan, sebuah pelanggaran nyata terhadap protokol keamanan stadion.
Yang paling mengkhawatirkan, menurut Rizky, adalah insiden bentrokan yang dimulai oleh pendukung Sleman.
"Mereka, pertama-tama melangkah ke tribun VVIP dan kemudian bergerak mendekati tribun SNEX, memicu ketegangan dan kekacauan," katanya.
Rizky,menyerukan tindakan tegas dan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden ini. Dia menekankan bahwa sanksi yang adekuat dan perbaikan sistem keamanan stadion sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, demi menjaga integritas olahraga dan keamanan semua penonton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless





