Jateng

Misteri Tiket Suporter PSS di Stadion Jatidiri Jadi Sorotan Kapolrestabes Semarang, Bos PSIS Akan Dipanggil

Afri Rismoko | 4 Desember 2023, 15:42 WIB
Misteri Tiket Suporter PSS di Stadion Jatidiri Jadi Sorotan Kapolrestabes Semarang, Bos PSIS Akan Dipanggil

AKURAT.CO, Insiden kericuhan antara suporter PSIS Semarang dan PSS Sleman yang terjadi di Stadion Jatidiri pada Minggu (3/12) kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian.

Kombes Polisi Irwan Anwar, Kapolrestabes Semarang, menyoroti kehadiran ribuan suporter PSS yang bertentangan dengan regulasi PSSI yang melarang kehadiran suporter tim lawan dalam setiap pertandingan.

Kehadiran massal suporter PSS di Stadion Jatidiri telah menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana mereka bisa memperoleh tiket.

Baca Juga: Babak 12 Besar Liga 3 Jateng, 6 Desember 2023 Pertemukan PSIW Wonosobo kontra PSIK Klaten

"Kita tengah mendalami, bagaimana suporter lawan bisa hadir dan mendapatkan tiketnya hingga datang sampai ribuan orang," ucap Irwan dalam penjelasannya di Mapolrestabes Semarang, Senin (4/12/2023).

Dalam penyelidikan yang dilakukan, pihak kepolisian berencana memanggil anggota Panitia Pelaksana (Panpel), koordinator suporter dari Semarang dan Sleman, serta CEO PSIS, Yoyok Sukawi, yang turut menjadi korban dalam kericuhan meskipun tidak melapor.

"Saya sudah minta Kasat Reskrim untuk memanggil beberapa pihak terkait, termasuk mas Yoyok karena terluka," lanjut Irwan.

Baca Juga: Yoyok Sukawi, CEO PSIS Dapat Delapan Jahitan Pasca Pertandingan Sengit dengan PSS, Nyatakan Kondisinya Baik

Dalam menanggapi insiden tersebut, PSIS telah menyatakan komitmen untuk mengutamakan keamanan stadion dan para penggemar.

Kericuhan yang mewarnai pertandingan antara PSIS dan PSS Sleman menjadi fokus utama dari investigasi untuk mencegah insiden serupa di masa depan dan memastikan bahwa sepak bola tetap sebagai arena olahraga yang aman dan sportif.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengalami cedera kepala yang membutuhkan penanganan medis segera setelah pertandingan melawan PSS Sleman, Minggu (3/12/2023).

Insiden yang terjadi di sela-sela pertandingan sepak bola yang penuh tensi tersebut memerlukan Sukawi untuk mendapatkan delapan jahitan.

Dengan respon yang sigap dan profesional, tim medis panitia penyelenggara (panpel) berhasil memberikan pertolongan pertama kepada Yoyok Sukawi.

"Alhamdulillah aman lur, mung keno jahitan 8. Tim medis panpel top, maturnuwun," kata Sukawi, melalui unggahan instagram pribadinga, 

Meski terjadi insiden, Yoyok Sukawi tetap bersikap positif dan mengapresiasi doa serta dukungan yang diberikan kepadanya.

"Terima kasih doa nya sedulur sedulur semuanya, yang penting semua sudah aman dan sehat, PSIS dapat 3 poin penting," ungkap Sukawi.

 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A