AKURAT.CO, PSIS Semarang kembali menggelar PSIS Goes To School di SMKN 7 Semarang pada Senin (13/11) pagi.
Dalam PSIS Goes To School kali ini, hadir CEO PSIS Yoyok Sukawi dan dua pemain yakni Fredyan Wahyu Sugiantoro dan Tri Setiawan.
Selain itu, hadir juga ketua Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia (ASBWI) Jawa Tengah, Swasti Aswagati yang memberikan materi dan ajakan menjadi pesepak bola wanita.
Baca Juga: Cara Beli Tiket untuk Libur Natal dan Tahun Baru via Aplikasi Access by KAI
Tak hanya itu, acara juga dipandu oleh influencer Semarang, Dona Trisukma dan capo Panser Biru, Ferry Opel. Keduanya memberikan edukasi mengenai public speaking dan edukasi menonton PSIS dengan baik.
Sementara dari salah satu sponsor PSIS, Yamaha Mataram Sakti, memberikan mengenai materi terkait pentingnya safety riding bagi remaja.
Di akhir acara, Fredyan Wahyu dan Tri Setiawan memberikan materi coaching clinic berupa latihan passing dan juggling serta fun futsal kepada beberapa siswa SMKN 7.
Baca Juga: Usulan Pemerintah: Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H/2024 M Sebesar Rp105 Juta per Jamaah
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengungkapkan tahun ini timnya memang memperbanyak PSIS Goes to School.
"Intinya kami ingin menyapa adik-adik pendukung PSIS secara langsung. Supaya adik-adik ini bisa lebih mengenal PSIS Semarang. Begitupula memberikan sosialisasi mengenai gaya hidup sehat. Perlunya juga menonton PSIS dengan baik dan safety riding," tandas Yoyok.
Sementara dari Kepala Sekolah SMKN 7 Luluk Wibowo menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh PSIS Semarang ini.
Baca Juga: USM Dominasi Grup A Liga 1 Asosiasi PSSI Kota Semarang dengan Performa Impresif
"Sepakbola itu olahraga yang sangat populer. Jadi kehadiran PSIS di SMK 7 kami sambut dengan baik. Ini salah satu upaya kami untuk membangun sepak bola yang lebih baik ke depan Terima kasih atas kerawuhannya CEO PSIS dan tim," katanya.
Menurut Luluk selain memberikan sejumlah pengetahuan soal sepak bola, kedatangan PSIS juga bisa memberikan edukasi mengenai bagaimana menjadi suporter sepak bola yang baik.
"Sehingga ini sedikit banyak bisa memberikan pemahaman kepada para siswa, minimal bagaimana menjadi suporter yang baik," pungkas Luluk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah









