Jateng

Anti CLBK di GBT! Bernardo Tavares Tegaskan Profesionalisme Saat Persebaya Surabaya Hadapi PSM Makassar

Arixc Ardana | 25 Februari 2026, 16:19 WIB
Anti CLBK di GBT! Bernardo Tavares Tegaskan Profesionalisme Saat Persebaya Surabaya Hadapi PSM Makassar

JATENG.AKURAT.CO, Aroma emosional mewarnai duel pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Persebaya Surabaya dan PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2) mulai pukul 20.30 WIB.

Namun, satu hal ditegaskan sang pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares: tidak ada ruang untuk “CLBK” alias cinta lama bersemi kembali.

PSM bukan klub asing bagi Tavares. Ia pernah menukangi Juku Eja selama tiga setengah tahun—sebuah periode panjang yang tentu menyisakan banyak kenangan.

Baca Juga: Misi Bangkit di GBT: Ladeni PSM, Persebaya Surabaya Siap Tebus Luka di Hadapan Bonek

Meski begitu, saat ini ia berdiri di sisi yang berbeda, memimpin Bajol Ijo dengan satu misi: tiga poin di kandang.

“Sekarang saya profesional. Saya di Persebaya. Saat pertandingan dimulai, saya akan profesional 200 persen dan mencoba melakukan yang terbaik untuk tim kami,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Waspadai Kualitas PSM

Di luar faktor emosional, Tavares menilai PSM tetaplah lawan yang berbahaya.

Menurutnya, tim tamu memiliki materi pemain berkualitas dan keuntungan waktu persiapan yang lebih panjang.

“Besok (malam ini-red) kita akan bermain dengan tim yang bagus. Mereka punya pemain-pemain yang bagus dan memiliki satu hari lebih banyak untuk persiapan. Tapi kami berharap pemain yang ada bisa membantu tim dan memberikan yang terbaik,” ujarnya dalam sesi konferensi pers.

Duel ini juga cukup berimbang secara statistik.

Dari 13 pertemuan terakhir, Persebaya mencatat lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kali kalah. Catatan itu menunjukkan laga diprediksi berjalan ketat.

Evaluasi Tanpa Alasan

Tavares mengakui pekan sebelumnya bukan periode yang mudah bagi Persebaya. Hasil pertandingan terakhir tidak sesuai ekspektasi. Namun ia menolak larut dalam kekecewaan.

“Pertandingan terakhir hasilnya tidak terlalu bagus. Kita harus belajar dari hal-hal yang buruk yang kami lakukan, tapi juga tetap mempertahankan hal-hal bagus yang sudah ada,” katanya.

Kondisi tim pun belum sepenuhnya ideal. Beberapa pemain harus absen karena kartu dan cedera. Meski begitu, Tavares enggan menjadikannya dalih.

“Kita punya pemain yang sedikit karena kartu dan cedera. Tapi ini kesempatan untuk membuat permainan yang baru. Minggu ini kami tidak punya banyak waktu, fokus kami recovery dan analisis lawan. Besok kami harus fokus 100 persen untuk mengambil tiga poin,” tandasnya.

Profesionalisme di Atas Nostalgia

Laga di Gelora Bung Tomo nanti bukan sekadar pertemuan dua tim besar dengan sejarah panjang. Ada dimensi personal di dalamnya.

Namun bagi Tavares, masa lalu cukup menjadi cerita. Di lapangan, yang ada hanyalah komitmen penuh untuk Persebaya.

GBT pun akan menjadi saksi: ketika peluit kick-off berbunyi, tak ada ruang untuk nostalgia—yang ada hanya ambisi Bajol Ijo untuk bangkit dan mengamankan kemenangan di hadapan Bonek.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.