Petisi Panser Biru Menentang Sanksi PSSI Capai 9.265 Tanda Tangan, Targetkan 10.000 Dukungan

AKURAT.CO, Sebagai respons terhadap keputusan Komisi Disiplin PSSI yang menghukum PSIS Semarang dengan denda Rp 25 juta dan larangan menyelenggarakan sisa pertandingan laga kandang musim 2023/2024 dengan penonton, Panser Biru, kelompok pendukung PSIS, telah meluncurkan petisi yang menentang keputusan ini.
Petisi ini telah mendapatkan dukungan signifikan dari komunitas sepakbola, khususnya di Semarang.
Panser Biru menganggap sanksi ini tidak adil, berpendapat bahwa hukuman tersebut merugikan tim, mengurangi dukungan moril langsung dari publik pecinta sepak bola Semarang.
Baca Juga: Panser Biru Bersatu Melawan Sanksi PSSI: Petisi Change.org untuk PSIS Semarang Menggema
Mereka juga menyoroti dampak negatif pada UMKM lokal, seperti pedagang makanan, minuman, dan merchandise, yang kehilangan sumber pendapatan mereka.
Panser Biru menegaskan bahwa kericuhan yang terjadi bukan sepenuhnya dilakukan oleh pendukung PSIS, melainkan oleh segelintir oknum yang memprovokasi penonton.
Mereka merasa bahwa publik pecinta sepak bola dan pendukung PSIS Semarang secara keseluruhan dirugikan oleh keputusan Komdis.
Baca Juga: Lini Belakang Keropos, PSIS Ditekuk Borneo FC Dua Gol Tanpa Balas
Petisi tersebut, yang dibuat sebagai bentuk penolakan dan banding atas keputusan PSSI, telah mengumpulkan 9.265 tanda tangan hingga saat ini.
Dengan target selanjutnya adalah mencapai 10.000 tanda tangan.
Panser Biru mengajak semua elemen masyarakat, khususnya pecinta sepak bola Semarang, untuk bergabung dalam upaya ini.
Penyelenggara petisi juga mencatat bahwa hari ini terdapat 349 tanda tangan baru yang ditambahkan.
Baca Juga: Lini Belakang PSIS Keropos, Lucas Gama Diare Mendadak, Padahal Hulk dan Dewa Absen
Ini menunjukkan adanya momentum yang kuat dan dukungan yang berkembang dari komunitas.
Keputusan PSSI dan reaksi yang dihasilkan oleh petisi ini menyoroti kompleksitas dan dampak sosial dari keputusan dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola, yang tidak hanya mempengaruhi tim dan pemain, tapi juga komunitas dan ekonomi lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD







