Panser Biru Bersatu Melawan Sanksi PSSI: Petisi Change.org untuk PSIS Semarang Menggema

AKURAT.CO, Panser Biru, kelompok pendukung setia PSIS Semarang, menyatakan kekecewaan dan penolakan atas keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait insiden yang terjadi pada pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion Jatidiri, Semarang lewat akun instagram resminya.
Pertandingan yang berlangsung pada 3 Desember 2023 tersebut harus dihentikan akibat kericuhan yang dipicu oleh oknum penonton.
Komdis PSSI menjatuhkan hukuman larangan menyelenggarakan pertandingan dengan kehadiran penonton di sisa pertandingan BRI Liga 1 2023/2024 dan denda sebesar 25 juta rupiah kepada PSIS Semarang.
Baca Juga: Persipa Pati di Ambang Turun Kasta ke LIga 3: Play-Off Liga 2 Menjadi Penentu Nasib
Hal ini mendapat reaksi keras dari Panser Biru, yang melihat sanksi tersebut sebagai beban yang tidak hanya mempengaruhi tim tetapi juga masyarakat luas, termasuk UMKM dan pedagang di sekitar stadion.
Sebagai respons, Panser Biru telah meluncurkan petisi di change.org, menuntut peninjauan ulang atas sanksi yang diberikan.
Petisi yang bertajuk "Menolak Keputusan Komdis PSSI kepada Klub PSIS Semarang Perihal Laga Tanpa Penonton" ini merupakan wujud keberatan Panser Biru terhadap dampak negatif dari keputusan tersebut, baik bagi tim maupun ekonomi lokal.
Menurut Panser Biru, keputusan Komdis sangat memberatkan dan tidak sepenuhnya mencerminkan situasi yang sebenarnya, dimana hanya segelintir oknum yang bertindak tidak terpuji.
Mereka menekankan bahwa fanatisme suporter seharusnya tidak mengarah pada kekerasan yang bisa menimbulkan korban jiwa.
Petisi online tersebut mendapat respons positif dengan lebih dari 7.000 tanda tangan dalam kurun waktu kurang dari dua hari.
Baca Juga: Jadwal PSIK Klaten Selanjutnya, Bersiap Hadapi Bina Sentra FA di Babak 12 Besar Liga 3 Jateng
Panser Biru mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pecinta sepakbola Semarang, untuk bergabung dalam menandatangani petisi ini.
Keputusan ini telah menimbulkan kekhawatiran akan turunnya performa tim serta dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM.
Panser Biru berharap upaya hukum banding yang mereka dukung bisa menghasilkan keputusan yang lebih adil bagi semua pihak yang terlibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 6Jadwal SIARAN LANGSUNG FIFA ASEAN Cup 2026 Gratis! Tayang di TV Apa? Cek Lengkap Ini Daftarnya
- 7Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 8F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 9Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 10UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin









