Jateng

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Perkuat Layanan Penyakit Kronis di Salatiga, Luncurkan Aplikasi PRB

Arixc Ardana | 30 September 2026, 17:16 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Perkuat Layanan Penyakit Kronis di Salatiga, Luncurkan Aplikasi PRB
Kegiatan yang berlangsung di Salatiga pada Jumat (11/9/2026)

JATENG.AKURAT.CO SALATIGA – BPJS Kesehatan Cabang Ungaran terus memperkuat kualitas pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis melalui Program Rujuk Balik (PRB).

Upaya tersebut dilakukan dengan menyosialisasikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Apotek PRB sekaligus meluncurkan aplikasi PRB bagi Puskesmas di Kota Salatiga.

Kegiatan yang berlangsung di Salatiga pada Jumat (11/9/2026) tersebut menjadi bagian dari langkah strategis BPJS Kesehatan, untuk memperkuat sinergi antara fasilitas kesehatan sekaligus mendorong digitalisasi pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, Prasit Al Hakim, serta perwakilan dari enam puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Salatiga.

Melalui penguatan kerja sama dan penerapan sistem digital tersebut, akses peserta PRB untuk memperoleh obat di tingkat puskesmas diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Sri Mugirahayu, mengatakan integrasi sistem digital melalui aplikasi PRB menjadi salah satu upaya untuk memangkas proses administrasi sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.

Menurut dia, aplikasi tersebut dirancang untuk mendukung proses pencatatan, pemantauan, hingga pendistribusian obat bagi pasien penyakit kronis yang kondisinya telah stabil.

"Melalui sosialisasi PKS dan peluncuran aplikasi PRB ini, BPJS Kesehatan ingin memastikan bahwa seluruh peserta PRB mendapatkan pelayanan obat secara maksimal tanpa perlu mengantre lama atau mengalami kendala administratif. Sinergi antara BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan puskesmas merupakan kunci utama dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, dan terintegrasi," terang Cici, sapaan akrab Sri Mugirahayu.

Perkuat Peran Puskesmas dalam Program Rujuk Balik

Dukungan terhadap langkah tersebut disampaikan Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kesehatan.

Prasit Al Hakim menyambut baik inovasi yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran dalam mengoptimalkan peran puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurut Hakim, kejelasan kerja sama dengan apotek serta kehadiran aplikasi PRB akan semakin memperkuat peran enam puskesmas di Kota Salatiga dalam memberikan pelayanan kepada peserta dengan kondisi kronis yang sudah stabil.

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Dengan hadirnya aplikasi PRB dan kejelasan PKS apotek, peranan enam puskesmas di Salatiga dalam mengelola pasien rujuk balik akan semakin kuat. Pasien penyakit kronis yang kondisinya sudah stabil kini bisa mengambil obat langsung di fasilitas kesehatan terdekat dengan kepastian ketersediaan obat yang lebih terjamin," ujar Hakim.

Penguatan layanan tersebut dinilai penting mengingat peserta PRB membutuhkan akses obat secara rutin dan berkelanjutan.

Dengan pelayanan yang lebih terintegrasi, peserta diharapkan tidak lagi menghadapi proses administrasi yang berbelit saat mendapatkan obat yang telah diresepkan.

Aplikasi PRB Permudah Pelayanan Pasien Kronis

Dari sisi pelaksana teknis, penerapan aplikasi PRB juga mendapat respons positif dari puskesmas yang mengikuti kegiatan tersebut.

Perwakilan puskesmas menilai sistem digital yang diperkenalkan memberikan kemudahan dalam menjalankan pelayanan sekaligus membantu meningkatkan keteraturan pencatatan dan komunikasi dengan apotek mitra BPJS Kesehatan.

"Aplikasi PRB ini sangat membantu kerja kami di lapangan. Pencatatan menjadi lebih tertata dan komunikasi dengan pihak apotek mitra BPJS Kesehatan jadi lebih lancar. Pasien-pasien kami, terutama lansia dan penderita penyakit kronis, kini tidak perlu bingung lagi untuk mendapatkan obat rutin mereka setiap bulan," tutur Christina.

Kehadiran aplikasi PRB diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi petugas fasilitas kesehatan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kemudahan peserta dalam memperoleh obat.

Digitalisasi proses pelayanan memungkinkan pencatatan dan pemantauan dilakukan secara lebih terstruktur sehingga koordinasi antara puskesmas, apotek, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan dapat berjalan lebih efektif.

Akses Obat bagi Peserta PRB Didorong Semakin Optimal

Program Rujuk Balik merupakan bagian penting dalam kesinambungan pelayanan bagi peserta dengan penyakit kronis yang kondisinya sudah stabil. Dengan mendapatkan pelayanan dan obat secara rutin di fasilitas kesehatan tingkat pertama, peserta dapat memperoleh layanan yang lebih dekat dengan tempat tinggalnya.

Melalui sosialisasi PKS Apotek PRB dan peluncuran aplikasi tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berharap mekanisme pelayanan obat bagi peserta PRB di Kota Salatiga semakin mudah dan terintegrasi.

Sri Mugirahayu juga berharap inovasi tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus kualitas hidup peserta dengan penyakit kronis.

Dengan kolaborasi antara BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kesehatan, puskesmas, dan apotek mitra, akses peserta terhadap obat diharapkan semakin terjamin.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berorientasi pada kebutuhan peserta JKN, khususnya mereka yang membutuhkan pengobatan rutin dan berkelanjutan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.