Warga Sayung Demak Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Bedah Pati-Juwana, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

JATENG.AKURAT.CO, Sesosok mayat laki-laki ditemukan di Sungai Bedah, tepatnya di sebelah minimarket Alfamart Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, pada Sabtu (17/1).
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar, dan kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian.
Korban diketahui bernama Ngasimin (34), warga Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Petugas yang mendapatkan laporan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan mengevakuasi korban.
Kapolsek Pati Kota, Iptu Heru Purnomo mengatakan, jasad korban ditemukan pada pukul 11.30 WIB di tepi sungai.
"Kami segera datang ke TKP, melakukan pengamanan, serta berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk proses evakuasi," katanya.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Soewondo Pati guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk memastikan identitas dan penyebab kematian.
Dari hasil pemeriksaan pada, ditemukan sejumlah luka lecet pada tubuh korban akibat benturan benda keras di sekitar sungai.
"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana," ucapnya.
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan dokter korban diperkirakan telah meninggal tiga hari yang lalu.
Identitas korban juga masih melekat pada pakaian yang dikenakan saat ditemukan, sehingga memudahkan proses identifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







