Jateng

Bikin Geger, Dapur MBG di Sragen Beroperasi Disebelah Kandang Babi Milik Warga

Dody H | 6 Januari 2026, 13:52 WIB
Bikin Geger, Dapur MBG di Sragen Beroperasi Disebelah Kandang Babi Milik Warga

JATENG.AKURAT.CO, Media sosial digegerkan dengan video pembangunan dapur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Program Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Proyek yang digadang-gadang sebagai percontohan nasional tersebut justru menuai sorotan, karena berdiri tepat di samping kandang babi milik warga yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

​Kondisi ini memicu kekhawatiran publik mengenai standar sanitasi dan higienitas makanan yang akan dibagikan kepada anak-anak sekolah.

Melansir dari akun @sragenkita, kandang babi tersebut diketahui milik seseorang bernama Angga Wiyana Mahardika (44), warga Kedungbanteng.

Usaha peternakan milik Angga yang telah berdiri selama 50 tahun itu merupakan warisan dari keluarganya, dan memelihara kurang dari 100 ekor babi.

Mayoritas warga setempat bahkan mendukung usaha peternakan babi tersebut dan menolak digusur tanpa solusi.

Dukungan warga ditunjukkan dengan surat tertulis bermeterai yang ditandatangani 41 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di lingkungan sekitar.

"Usaha ini sudah ada sebelum saya lahir. Ini peninggalan bapak saya, sudah sekitar 50 tahun. Selama ini tidak ada masalah dengan warga," kata Angga, Senin (5/1).

Dirinya mengaku kecewa lantaran pembangunan dapur MBG dilakukan tanpa komunikasi atau kulo nuwun kepada dirinya sebagai tetangga langsung maupun kepada warga sekitar.

Ia mengaku baru mengetahui rencana penutupan kandang miliknya dari ketua RT.

"Awalnya izin katanya untuk minimarket, tau-tau berdiri dapur MBG. Tidak pernah ada komunikasi, tiba-tiba mau menutup usaha saya. Kalau ada masalah, ayo dibicarakan baik-baik," tegasnya.

Kepala Desa (Kades) Banaran, Susilo saat dikonfirmasi membenarkan adanya polemik SPPG baru di wilayahnya tersebut.

Menurutnya, pemilik kandang bersikeras tidak akan pindah kecuali ada pembicaraan mengenai ganti rugi yang layak.

"Sampai sekarang bangunan dapur MBG sudah berdiri dan jadi. Tapi mayoritas warga juga tidak keberatan dengan keberadaan kandang babi," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
D
Editor
Dody H