Jateng

Tinggalkan Pill! iPhone 18 Dirumorkan Uji Kamera Under Display, Akhirnya Layar Penuh Tanpa Gangguan?

Theo Adi Pratama | 9 Desember 2025, 09:50 WIB
Tinggalkan Pill! iPhone 18 Dirumorkan Uji Kamera Under Display, Akhirnya Layar Penuh Tanpa Gangguan?

JATENG.AKURAT.CO, Desain iPhone selalu menjadi titik perdebatan, terutama sejak munculnya notch dan belakangan, Dynamic Island berbentuk pil.

Namun, tampaknya Apple sedang menyiapkan perubahan estetika terbesar mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Bocoran terbaru dari akun Weibo, Smart Pikachu, mengklaim bahwa raksasa teknologi Cupertino tersebut sedang menguji teknologi kamera di bawah layar (under display camera) untuk seri iPhone 18.

Jika uji coba ini berhasil, iPhone yang akan datang mungkin akan mengadopsi desain punch-hole yang jauh lebih minimalis, atau bahkan layar penuh yang bersih, mirip dengan apa yang telah lama kita lihat di banyak flagship Android.

Baca Juga: Lupakan QR Code! Android Siapkan Animated Interface Fitur Mirip NameDrop, Berbagi Kontak Cukup Tempel HP

Langkah Apple Menuju Layar Penuh Sejati

Selama bertahun-tahun, iPhone selalu menampilkan "poni" (notch) atau potongan berbentuk pil (pill-shaped cutout) untuk menampung modul kamera depan dan pengaturan Face ID yang kompleks.

Penggunaan kamera under-display (Under-Display Camera atau UDC) akan memungkinkan Apple memberikan pengalaman layar penuh yang jauh lebih bersih dan imersif.

Penghapusan cutout berbentuk pil yang ikonik—atau, setidaknya, pengecilan ukurannya—dapat menjadi daya tarik utama yang menarik lebih banyak pengguna ke ekosistem Apple.

Para analis yakin bahwa langkah awal ini, yang dikabarkan hadir pertama kali pada model iPhone 18 Pro, akan menempatkan komponen Face ID di bawah layar.

Hal ini memungkinkan Apple menyisakan hanya lubang kecil (punch-hole) untuk kamera depan, sebelum akhirnya menghilangkan semua potongan secara total di masa depan.

Baca Juga: Akhirnya! Tesla Hadirkan Fitur Phone Left Behind Chime di Holiday Update 2025, Bikin Pengemudi Lebih Tenang

Mengapa Ini Penting bagi Pengguna?

Bagi pengguna iPhone yang merasa terganggu dengan pill-shaped cutout (atau notch lama), iPhone 18 mungkin adalah jawaban yang ditunggu-tunggu.

  • Layar Lebih Luas: Penghapusan cutout akan memberikan ruang layar yang lebih banyak untuk aplikasi, game, konten video, dan teks, meningkatkan pengalaman visual secara signifikan.
  • Desain Lebih Sleek: Ini adalah perubahan desain besar yang akan membuat iPhone terasa lebih modern dan mulus, memenuhi permintaan pengguna akan estetika yang lebih bersih.
  • Daya Tarik Baru: Bagi pengguna Android yang selama ini enggan membeli iPhone karena desain notch atau pill, hambatan tersebut bisa hilang tahun depan.

Meskipun Apple bukanlah yang pertama (beberapa pabrikan Android, seperti Samsung Galaxy Z Fold series, telah mencoba UDC), riwayat menunjukkan bahwa ketika Apple mengadopsi teknologi tertentu, mereka cenderung menyempurnakannya hingga ke tingkat yang terbaik di kelasnya—seperti yang mereka lakukan dengan Touch ID dan Face ID.

Baca Juga: Pemenang Aplikasi dan Game Terbaik Apple App Store 2025 Diumumkan! Era AI, Gaming Mac AAA, dan Video Imersif Vision Pro Berjaya

Jadwal Rilis yang Terbagi dan Sinyal Awal

Perlu diingat, rumor ini masih sangat awal. iPhone 17 bahkan baru beberapa bulan dirilis.

Maka, informasi mengenai iPhone 18 yang diprediksi rilis pada September 2026 ini sebaiknya diterima dengan hati-hati.

Menariknya, iPhone 18 dikabarkan akan dirilis dalam dua acara terpisah:

  • September 2026: Akan meluncurkan model iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan kemungkinan iPhone Lipat perdana.
  • Awal 2027 (Musim Semi): Akan menyusul model iPhone 18 (reguler) dan suksesor iPhone Air.

Jika rumor kamera under-display ini benar, Apple sedang mempersiapkan panggung untuk mendefinisikan ulang tampilan smartphone premium di tahun 2026 dan seterusnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.