Berterima Kasihlah kepada Superman yang Batal! Christopher Nolan Ungkap Rahasia di Balik Terciptanya Trilogi The Dark Knight

JATENG.AKURAT.CO, Trilogi The Dark Knight karya Christopher Nolan—yang meliputi Batman Begins (2005), The Dark Knight (2008), dan The Dark Knight Rises (2012)—dianggap oleh banyak penggemar sebagai mahakarya film superhero, dengan The Dark Knight sering disebut sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat.
Namun, penggemar Batman mungkin tidak akan pernah menikmati trilogi epik ini jika bukan karena satu keputusan studio yang tak terduga: pembatalan film Superman pada awal tahun 2000-an!
Dari Troy ke Gotham City
Dalam wawancara terbarunya dengan Empire Magazine, Christopher Nolan mengungkapkan bagaimana film superhero DC yang batal itu membuka jalan baginya untuk merevolusi franchise Batman.
Nolan awalnya diincar oleh Warner Bros. Pictures untuk mengarahkan film epik sejarah Troy (2004), yang skenarionya ditulis oleh David Benioff. Proyek Troy awalnya dikembangkan oleh sutradara Wolfgang Petersen, yang saat itu sedang mengerjakan film superhero besar untuk studio tersebut.
“Saya awalnya dipekerjakan oleh Warner Bros. untuk menyutradarai Troy,” kata Nolan.
“Wolfgang [Petersen] telah mengembangkannya, dan ketika studio memutuskan untuk tidak melanjutkan film superhero-nya [Batman Vs Superman], ia menginginkan [proyek Troy] itu kembali.”
Ketika film superhero Petersen (Batman Vs Superman) dibatalkan, Petersen kembali mengambil alih proyek Troy.
Kekosongan di franchise Batman pun tercipta, dan Warner Bros. lantas menawarkan Nolan untuk mengambil alih Batman Begins, yang kemudian melahirkan salah satu trilogi paling sukses dan berpengaruh dalam sejarah sinema.
Film Troy sendiri, yang dibintangi oleh Brad Pitt sebagai Achilles, menjadi box office hit besar bagi Warner Bros. dan Petersen, meraup $497.4 juta di seluruh dunia.
Namun, pembatalan superhero team-up saat itu secara tidak sengaja memberikan kesempatan emas kepada Nolan.
Warisan Sinematik Christopher Nolan
Tanpa pembatalan mendadak film Batman Vs Superman versi Wolfgang Petersen, Christopher Nolan mungkin akan terlalu sibuk dengan Troy atau proyek lain, dan gaya realistis, gelap, serta penceritaan yang kompleks yang ia bawa ke Gotham City mungkin tidak akan pernah terjadi.
Selain trilogi The Dark Knight, Nolan dikenal melalui karya-karya sinematik yang memukau lainnya seperti Memento (2000), Inception (2010), Interstellar (2014), dan Oppenheimer (2023) yang memenangkan Oscar.
Bagi penggemar Batman, pembatalan film Superman di awal 2000-an jelas merupakan berkah tersembunyi yang mengubah sejarah film superhero selamanya.
Film Nolan berikutnya, The Odyssey, dijadwalkan tiba di bioskop Amerika Serikat pada 17 Juli 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







