Mengungkap Rahasia Gedung Seminari Yogyakarta: Bangunan Bersejarah dengan Sentuhan Modern

JATENG.AKURAT.CO, Di balik hiruk pikuk kawasan Kotabaru, terdapat sebuah bangunan yang memiliki cerita dan nilai sejarah yang kental: Gedung Seminari.
Berada di belakang Kolese Santo Ignatius dan menghadap langsung ke Sungai Code, bangunan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan calon pastor, tetapi juga menyimpan arsitektur unik yang jarang ditemukan di tempat lain.
Bangunan Unik dengan Tanda Tangan Arsitek
Jika dilihat dari depan, Gedung Seminari ini mungkin terlihat seperti bangunan tua biasa.
Namun, jika kamu perhatikan lebih detail, ada satu hal yang membuatnya istimewa: prasasti berbahan logam yang menempel di dinding fasadnya.
Prasasti ini adalah satu-satunya di seluruh kawasan Kotabaru yang berisi keterangan tentang arsitek pembangunnya, sebuah detail kecil yang menunjukkan betapa pentingnya sejarah dan seni dalam pembangunan gedung ini.
Fungsi utama Gedung Seminari adalah sebagai fasilitas pendidikan bagi calon pastor, melengkapi keberadaan Kolese Santo Ignatius.
Posisi bangunannya yang membelakangi Kolese Santo Ignatius juga memberikan kesan ruang yang terpisah namun tetap terhubung secara fungsi.
Perpaduan Klasik dan Modern
Seiring berjalannya waktu, Gedung Seminari ini mengalami beberapa penambahan dan perubahan, namun tetap mempertahankan keaslian arsitektur klasiknya.
Salah satu penambahan yang paling terlihat adalah di bagian pintu masuk utama.
Di sana, terdapat bangunan tambahan yang menjorok keluar menghadap ke barat.
Bagian ini sekarang difungsikan sebagai kantor Puskat (Pusat Kateketik), yang merupakan program studi di bawah Universitas Sanata Dharma.
Selain itu, ada juga penambahan bangunan di bagian utara gedung yang menambah luas area fungsionalnya.
Meskipun ada perubahan, esensi dan karakter bangunan Seminari tetap terjaga, menciptakan perpaduan yang harmonis antara arsitektur bersejarah dan kebutuhan pendidikan modern.
Gedung Seminari adalah contoh sempurna bagaimana sebuah bangunan bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas aslinya.
Ia bukan hanya sekadar gedung, melainkan simbol dari dedikasi terhadap pendidikan dan warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







