Jateng

Kena Skandal Kiss Cam Coldplay, Perusahaan Teknologi Astronomer Lakukan Hal Gila untuk Selamatkan Reputasinya!

Theo Adi Pratama | 7 September 2025, 14:22 WIB
 Kena Skandal Kiss Cam Coldplay, Perusahaan Teknologi Astronomer Lakukan Hal Gila untuk Selamatkan Reputasinya!

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu membayangkan skandal percintaan petinggi perusahaan yang terekspos di depan publik? Itulah yang dialami oleh Astronomer, sebuah perusahaan teknologi.

Kisahnya bermula ketika CEO mereka, Andy Byron, dan Chief People Officer, Christian Cabbet, tertangkap kamera "kiss cam" di konser Coldplay.

Video yang menunjukkan perselingkuhan mereka ini langsung viral dan memicu kemarahan publik serta kegelisahan investor.

Respons Lambat yang Memperburuk Keadaan

Selama dua hari, Astronomer memilih bungkam. Sikap ini justru memperburuk situasi. Publik mulai menciptakan narasi sendiri dan berbagai meme pun bermunculan.

Reputasi perusahaan anjlok. Diamnya manajemen diartikan sebagai upaya menghindari masalah, bukan sikap netral.

Walaupun akhirnya perusahaan merilis pernyataan resmi dan kedua petinggi itu mengundurkan diri, kerusakan sudah terlanjur terjadi.

Perusahaan yang tadinya dikenal sebagai pemain data teknologi, kini dicap sebagai "perusahaan video kiss cam Coldplay."

Strategi Gila yang Menyelamatkan Mereka

Di ambang kehancuran, Astronomer mengambil langkah yang berani. Mereka menyewa Maximum Effort, sebuah agensi kreatif milik aktor Ryan Reynolds.

Alih-alih merilis pernyataan formal, mereka membuat iklan yang satiris.

Iklan tersebut menampilkan aktris Gwyneth Paltrow, yang secara humoris membacakan pertanyaan-pertanyaan dari internet terkait skandal tersebut, tanpa pernah menjawabnya secara langsung.

Ia justru mengalihkan fokus ke produk utama perusahaan, Apache Airflow, dengan cara yang cerdas dan jenaka.

Hasil Tak Terduga dan Pelajaran Penting

Iklan ini sukses besar. Jutaan orang menontonnya dan persepsi publik pun berubah drastis.

Astronomer dipuji karena pendekatannya yang brilian, yang berhasil mengalihkan narasi dari skandal personal kembali ke produk mereka.

Ada tiga pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah ini:

  • Humor efektif dalam krisis. Sebuah lelucon yang cerdas bisa meredakan ketegangan dan menguatkan citra merek.
  • Respons yang jujur dan santai lebih baik dari yang kaku.
  • Krisis tidak selalu harus dihadapi dengan serius. Kadang, cara terbaik untuk mendapatkan kendali adalah dengan mengubah suasana hati melalui lelucon yang tepat waktu dan tulus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.