Jateng

Dunia Bergidik! China Pamerkan Robot Serigala dan Drone Siluman di Parade Militer, Bikin AS Ketar-Ketir!

Theo Adi Pratama | 5 September 2025, 12:45 WIB
Dunia Bergidik! China Pamerkan Robot Serigala dan Drone Siluman di Parade Militer, Bikin AS Ketar-Ketir!

JATENG.AKURAT.CO, Pada tanggal 3 September 2025, dunia dibuat terpana oleh sebuah pertunjukan kekuatan militer yang megah di Beijing.

Tiongkok menggelar parade militer besar-besaran, bukan hanya untuk memperingati hari bersejarah, tetapi juga untuk mengirimkan pesan kuat ke seluruh dunia, terutama kepada Amerika Serikat.

Dengan memamerkan serangkaian teknologi militer canggih, Tiongkok menunjukkan ambisinya sebagai kekuatan global yang harus diperhitungkan.

Baca Juga: Heboh! Misteri Kim Ju Ae, Putri dari Kim Jong Un Terungkap: Siap Gantikan Sang Ayah Jadi Pemimpin Korea Utara?

Senjata-Senjata Masa Depan yang Bikin Melongo

Parade ini dihadiri oleh para pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah deretan senjata yang tampak seperti keluar dari film fiksi ilmiah:

  • Drone Kapal Selam AJX-002: Dikenal sebagai Extra Large Uncrewed Underwater Vehicle (XLWV), drone sepanjang 20 meter ini bisa digunakan untuk deteksi, identifikasi, dan blokade di bawah air. Lebih gilanya lagi, drone ini juga bisa berfungsi sebagai ranjau gerak otonom yang dilengkapi torpedo.
  • Drone Siluman GJ11: Dijuluki "Loyal Wingman", drone ini dirancang untuk beroperasi bersama jet tempur. Tugasnya? Membantu serangan atau melindungi pesawat berawak dari rudal musuh, sehingga mengurangi risiko bagi para pilot.
  • Robot Serigala: Mungkin ini yang paling bikin bergidik. Drone berkaki empat ini bisa digunakan untuk berbagai operasi di medan perang, mulai dari pengintaian, pembersihan ranjau, hingga memburu tentara musuh.

Pesan Tersembunyi di Balik Megahnya Parade

Menurut para analis militer, parade ini bukanlah sekadar pamer kekuatan. Ini adalah pesan perlawanan yang ditujukan langsung kepada Amerika Serikat.

Parade ini juga menunjukkan bahwa Tiongkok belajar banyak dari Perang Ukraina, dan mereka kini berfokus pada strategi militer yang lebih modern dan adaptif.

Namun, di balik semua kecanggihan teknologi itu, para ahli juga menyoroti beberapa kelemahan.

Sistem komando Tiongkok yang kaku dan terpusat masih menjadi pertanyaan besar.

Selain itu, ada keraguan apakah para prajurit mereka memiliki kemampuan yang cukup untuk mengoperasikan senjata-senjata canggih tersebut dengan efektif di medan pertempuran sesungguhnya.

Baca Juga: Heboh! Gerhana Bulan Total Blood Moon Akan Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwal Lengkap dan Cara Melihatnya!

Kesiapan Pasukan adalah Kunci

Parade militer ini menegaskan satu hal: Tiongkok adalah kekuatan militer yang tidak bisa dianggap remeh.

Mereka memiliki teknologi yang mengesankan, bahkan setara dengan beberapa negara adidaya.

Namun, seperti yang disimpulkan oleh para analis, keunggulan sejati dalam sebuah pertempuran tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan senjata.

Kesiapan, fleksibilitas, dan kemampuan prajurit di lapangan tetap menjadi faktor penentu yang paling krusial.

Dengan demikian, parade ini tidak hanya menampilkan kekuatan, tetapi juga membuka diskusi tentang masa depan peperangan, di mana robot dan drone bisa jadi memainkan peran utama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.