Kesenian Adalah Alat Pemersatu, Ini Sambutan Iswar Aminuddin Sebagai Wakil Walikota Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Iswar Aminuddin selaku Wakil Walikota Semarang menegaskan bahwa kesenian adalah alat pemersatu.
Dia mengatakan hal tersebut saat hadir dalam Gelar Karya Kearifan Lokal di Lapangan Amongrogo Sumberejo Gunungpati pada Sabtu (1/2/2025) yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gunungpati.
"Nah dari kesenian ini bisa menyatukan kita semua, utamanya setelah pada 27 November 2024 kemarin kita sudah melaksanakan Pilkada yang memunculkan perbedaan pilihan. Nah dengan kesenian ini, warga Kota Semarang bisa berkumpul dan bersatu kembali tanpa perbedaan dan sekat," bebernya.
"Tentunya saya bangga dengan anak-anak muda Kota Semarang, terutama PAC GP Ansor Gunungpati yang berkomitmen terus melestarikan budaya," ujar Wakil Walikota Semarang tersebut.
Mantan Sekda Kota Semarang itu mengatakan dalam mbangun sebuah kota, tak bisa dilepaskan dari sejarah dan budaya.
"Karena membangun Kota Semarang ini kita tidak boleh lepas dari rel sejarah dan budaya yang ada di Ibu Kota Jawa Tengah ini," tuturnya.
Iswar kemudian mengatakan dirinya menyaksikan bahwa Kecamatan Gunungpati adalah kecamatan yang sering menggelar festival budaya.
"Saya pribadi menyaksikan bahwa Kecamatan Gunungpati adalah kecamatan yang sering menggelar festival budaya, atau jika ada acara atau event selalu menyusupi dengan agenda kesenian," tuturnya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi E DPRD Jateng Fraksi Golkar, HM Dipa Yustia Pasa dan Anang Budi Utomo sekaku Komisi D DPRD Kota Semarang.
Dipa Yustia memberi dukungan penuh kepada PAC GP Ansor Gunungpati yang menyelenggrakan Gelar Karya Kearifan Lokal.
Gelar Karya Kearifan Lokal yang diberi tema "Cinta Nusantara Melalui Budaya Tradisional" diadakan oleh PAC GP Ansor Gunungpati untuk menunjukkan upaya pelestarian kesenian tradisional.
Di hadapan Iswar Aminuddin, Galih Budiyono selaku Ketua PAC GP Ansor Gunungpati dan dan Anang Budi Utomo, Dipa mengatakan bahwa dirinya berupaya agar pemuda peduli dengan budaya.
"Kita ingin membuat pemuda peduli dengan budaya. Jadi kita mengundang masyarakat untuk bersama-sama melestarika budaya. Luar biasa, dengan persiapan yang tidak terlalu lama tapi mampu menghadirkan masyarakat yang sangat banyak," ujarnya.
Kemudian Galih Budiyono, Ketua PAC GP Ansor Gunungpati menjelaskan bahwa acara ini melibatkan kader-kader Ansor se Gunungpati dan kelompok kesenian Turonggo Mulyo Laras.
"Alhamdulillah dengan berkoordinasi dengan kader-kader Ansor se Gunungpati kita bisa menggelar acara kesenian semeriah ini. Nama kelompok kesenian yang tampil ini adalah Turonggo Mulyo Laras," tuturnya.
Galih mengatakan pengembangan budaya sebagai langkah maju organisasi untuk memberi kontribusi kepada bangsa dan masyarakat.
"Tujuan kami selaku organisasi kepemudaan Islam di bawah naungan NU adalah mengembangkan budaya sebagai langkah maju organisasi memberikan wawasan kebudayaan kepada para kadernya," tuturnya.
Kemudian Anang Budi Utomo, Komisi D DPRD Kota Semarang memegaskan bahwa GP Ansor selalu berjuang melestarikan budaya lokal agar jangan sampai mati.
"Jadi temen-temen Ansor ini mengapresiasi untul bisa mengadopsi budaya atau kesenian yang atraktif ini. Tujuannya adalah melestarikan budaya lokal agar jangan sampai mati," tuturnya.
"Maka saya memberi apresiasi kepada Mas Dipa dan Mas Galih yang berusaha mempertunjukan kesenian kepada masyarakat untuk terus berupaya melestarikan budaya," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







