Jateng

Update Longsor Pekalongan : 17 Korban Longsor Berhasil Dievakuasi, 9 Orang Hilang

Theo Adi Pratama | 21 Januari 2025, 21:44 WIB
Update Longsor Pekalongan : 17 Korban Longsor Berhasil Dievakuasi, 9 Orang Hilang

JATENG.AKURAT.CO, Tim gabungan kembali berhasil mengevakuasi 1 korban yang tertimbun longsor di Pekalongan, Selasa (21/1/2025).

Dengan ditemukannya 1 korban meninggal dunia, total korban yang berhasil ditemukan hingga pukul 17.30 WIB menjadi 17 orang.

"Sementara, laporan jumlah korban hilang bertambah menjadi 9 orang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.

Hingga kini tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban. Namun upaya tersebut terkendala cuaca dan kondisi jalan yang terputus di lapangan.

Baca Juga: Update Longsor Pekalongan: 2 Rumah Tertimbun, 10 Orang Luka-luka, 16 Orang Meninggal, serta 3 Orang Hilang

Lokasi sulit diakses oleh alat berat yang dibutuhkan untuk evakuasi. Hujan juga masih mengguyur hingga saat ini yang menyulitkan tim pencarian melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Sementara itu, banjir juga melanda 9 Kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Kecamatan Petungkriyono, Kecamatan Doro, Kecamatan Lebakbarang, Kecamatan Talun, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Kedungwuni, Kecamatan Wonopringgo, Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Tirto.

Akibatnya dua orang mengalami luka ringan, 145 orang terpaksa harus mengungsi. Ada dua titik pengungsian. Mushola As-Syafaah dengan 75 jiwa dan di Mushola Baitul Makmur sebanyak 70 jiwa.

Selain korban jiwa, banjir juga menyebabkan 25 unit rumah rusak berat, 3 akses jalan tergenang, 3 jembatan putus dan 1 tanggul yang berada di Kecamatan Tirto jebol.

BPBD Kabupaten Pekalongan segera melakukan penangan darurat bencana banjir dengan memberikan bantuan karung sebanyak 1.875 lembar untuk tanggul limpas di Desa Pesanggrahan, Kelurahan Bener dan Desa Karanghompo.

Baca Juga: Polres Pekalongan Dan Petugas Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Longsor di Petungkriyono

Merujuk prakiraan cuaca BMKG tiga hari kedepan hingga (23/1) wilayah Kabupaten Pekalongan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat memicu terjadinya banjir, banjar bandang, dan tanah longsor.

Sementara itu, selama proses penanganan darurat bencana longsor Pekalongan, warga diminta untuk tidak mendekati lokasi kejadian khawatir adanya longsor susulan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.