Mbak Ita Harap Duta Genre Sebar Virus Kebaikan, Berkolaborasi Dukung Program Pemerintah Cegah Pernikahan Dini dan Stunting

AKURAT.CO, Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan harapannya agar para Duta Generasi Berencana (Genre), dapat menjalin kolaborasi erat dengan Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung berbagai program pemerintah.
Khususnya dalam mencegah pernikahan dini dan penanganan stunting yang ada di Kota Semarang.
Hal ini disampaikan Mbak Ita, sapaan akrabnya, saat menghadiri Grand Final Duta Genre yang digelar di Taman Indonesia Kaya, Semarang, pada Sabtu malam (15/9/2024).
Dirinya menegaskan pentingnya peran Duta Genre dalam menyebarkan "virus kebaikan" di kalangan remaja.
"Mereka dapat membantu pemerintah kota dan masyarakat dengan menularkan semangat untuk menghindari pernikahan dini serta turut serta dalam penanganan stunting di kota Semarang," ujarnya.
Mbak Ita menyoroti pentingnya bonus demografi saat ini, di mana jumlah usia produktif, termasuk remaja, semakin besar.
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi para Duta Genre untuk berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada teman-teman sebaya mereka tentang pentingnya merencanakan masa depan.
"Mereka bisa memberikan pencerahan dan edukasi kepada sesama remaja terkait pentingnya menjadi generasi yang produktif dan berencana," tambahnya.
Pihaknya juga menekankan bahwa program-program pemerintah, seperti penanganan stunting, tidak dapat berjalan sendiri tanpa keterlibatan masyarakat, terutama para remaja.
"Kita membutuhkan dukungan dari para Duta Genre untuk terus mengedukasi remaja mengenai pentingnya kesehatan mental, bijak dalam bermedia digital, serta mampu menghadapi berbagai tantangan masa depan," terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa program Genre memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berencana.
"Genre menjadi titik penggerak generasi, saya yakin di ujung pemilihan Genre ini yang tidak menang pun akan tetap menjadi generasi berencana," ungkap Agustina.
Hal tersebut menurutnya karena Disdalduk akan terus mengawal para finalis genre di kecamatan untuk menjadi duta generasi berencana hingga tingkat RT / RW.
Sebanyak 15 peserta berlaga di babak final dengan tema “Generasi Positif; Sehat Mental, Bijak Digital & Tangguh Hadapi Tantangan.”
Dengan rangkaian kegiatan Genre ini, diharapkan mampu membentuk generasi muda di Kota Semarang yang lebih siap menghadapi tantangan global, sekaligus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD




