Jateng

Antea Putri Turk, Cicit Buyut Kel. WR Soepratman, Persembahkan Lagu “Indonesia Raya” dan “Indonesia Tjantik” di Balai Kota Semarang, Ini Profilnya

Afri Rismoko | 17 Agustus 2024, 18:53 WIB
Antea Putri Turk, Cicit Buyut Kel. WR Soepratman, Persembahkan Lagu “Indonesia Raya” dan “Indonesia Tjantik” di Balai Kota Semarang, Ini Profilnya

AKURAT.CO, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Kota Semarang tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran Antea Putri Turk, cicit buyut dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman.

Dalam upacara yang digelar di Balai Kota Semarang, Sabtu (17/8), Antea tampil anggun dengan kebaya merah dan sanggul, membawakan lagu Indonesia Raya tiga stanza dan lagu "Indonesia Tjantik" yang diciptakan pada tahun 1924.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang akrab disapa Mbak Ita, mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan Antea.

"Yang istimewa di HUT Kemerdekaan RI ini adalah hadirnya cicit dari bapak WR Supratman, yang menciptakan lagu Indonesia Raya," ujarnya.

Mbak Ita berharap kehadiran Antea bisa menjadi penyemangat bagi para pemuda dan masyarakat untuk terus mengumandangkan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga: Peringati HUT ke-79 RI, Tim U-17 Indonesia Gelar Upacara dan Lomba Seru

Antea Putri Turk, cicit buyut dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf (WR) Soepratman adalah gadis berdarah Indonesia dan Kroasia berusia 15 tahun adalah Cicit Buyut dari Ngadini Soepratini, Kakak Kandung WR Soepratman.

Antea Putri Turk yang merupakan Putri Kedua dari Bp. dr. Dario Turk Sp.OG. dan Ibu Endang Wahyuningsih Josoprawiro.

Antea adalah seorang penyanyi, pencipta lagu, pemain biola, piano dan gitar sejak usia 5 tahun sampai sekarang dengan segudang prestasi Juara Internasional sebagai Leading Soprano dan Solois paduan suara TRCC - The Resonanz Children Choir.

Baca Juga: Derby Jateng Malam Ini, Dewangga Fokus Raih Tiga Poin untuk PSIS, Eky Taufik Tak Ingin Kalah

Antea telah menciptakan melodi dua lagu buyutnya WR Soepratman yang terlupakan dan ditemukan hanya liriknya dan bersama Ayahnya dr. Dario Turk Sp.OG. memperoleh rekor MURI 2023 untuk “Pembuatan dan Peluncuran Album Perdana 12 Lagu-lagu karya WR Soepratman”.

Atas kepercayaan Mbak Ita Walikota Semarang, Antea membawakan 2 Lagu “Indonesia Raya 3 Stanza” dan “Indonesia Tjantik” yang diciptakan tahun 1924.

WR. Soepratman lahir di Jatinegara, Jakarta Timur pada tanggal 9 Maret 1903. Di lokasi Meester Cornelis, Jatinegara (saat ini Museum Benyamin Sueb) beragama Muslim sejak lahir, dan tidak pernah menikah hingga Wafat 17 Agustus 1938 di Kota Surabaya.

Menurut dr. Dario Turk, Sp.OG., WR. Soepratman merupakan sosok Bapak Pahlawan Nasional yang paling dekat dengan rakyat Indonesia sebagai pencipta Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Terima kasih Kota Semarang, Ibukota Jawa Tengah yang telah ijinkan Keluarga WR. Soepratman tampil pada acara HUT Kemerdekaan RI ke-79.

"Kami mengapresiasi Ibu Walikota Semarang berkenan menghargai Cicit Buyut Keluarga WR. Soepratman pada HUT RI Ke - 79 di Balai Kota Semarang. Semoga Penampilan Antea Putri Turk ini jadi Hadiah Terbaik atas keberhasilan pencapaian Mbak Ita - Walikota Semarang di tingkat International khususnya PBB." ujar Gouw Andy Siswanto Ketua Perhimpunan INTI Jawa Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A