Ini Kronologi Tawuran Sukolilo Pati yang Tewaskan Satu Orang

Akurat.co - Kasatreskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin menceritakan kronologi tawuran di Desa Wegil Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati yang terjadi beberapa waktu lalu.
Alfan menceritakan seminggu sebelum kejadian kelompok korban (Kelompok ABCD) menantang Kelompok Kampung Hening via media sosial. Tantangan tersebut awalnya ditolak.
Selanjutnya, giliran Kelompok Kampung Hening yang menantang Kelompok ABCD pada Jumat (7/6/2024) pukul 17.00 WIB.Singkat cerita, kedua kelompok itu bersepakat untuk saling berkelahi.
Baca Juga: 45 Dosen Prodi Teknik Sipil USM Ikuti Workshop OBE
"Kemudian disepakati akan melakukan perkelahian malamnya di lokasi perbatasan Desa Wegil dan Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo," ungkap Alfan.
"Kelompok Kampung Hening sebanyak lebih dari 10 orang berangkat ke TKP dengan mengendarai motor sambil beberapa membawa sajam (senjata tajam) dan sekira pukul 00.15 WIB tiba di lokasi dan sudah ditunggu oleh kelompok ABCD. Sehingga terjadilah perkelahian," sambungnya.
Dalam perkelahian itu, salah seorang anak dari Kelompok Kampung Hening yang berinisial RS (15) maju membawa senjata tajam. Adapun dari Kelompok ABCD, ada anak berinisial IS (15) yang maju.
Baca Juga: Mengungkap Makna Dibalik Mimpi Menggendong Bayi: Apakah Ada Pertanda Keberuntungan atau Kesulitan?
"Kemudian keduanya berkelahi, IS menyabetkan celurit ke RS dan mengenai jari RS. Lalu RS menggertak IS, kemudian IS mundur," kata Alfan.
Kemudian, giliran WG (korban yang akhirnya meninggal) maju berhadapan dengan RS. WG disebut menyabet RS.
"Di saat bersamaan RS (15) juga menyabet korban WG (21) dengan celurit dan mengenai punggung. Lalu korban WG melarikan diri dan Kelompok ABCD juga lari dan dikejar oleh Kelompok Kampung Hening," jelas Alfan.
"Kemudian Korban WG (21) terjatuh. Melihat hal tersebut, Kelompok Kampung Hening lalu mundur ke arah motor dan pergi dari lokasi tersebut," imbuh dia.
Lalu, teman-temannya membawa WG ke Puskesmas Sukolilo. Nahas, korban sudah tidak tertolong. "Korban WG meninggal dunia," jelas Alfan.
Alfan menambahkan, dari hasil pemeriksaan tim medis, penyebab kematian WG akibat luka tusuk di punggung kiri yang menembus paru-paru dan jantung sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Para tersangka dalam kasus ini telah diamankan di Mapolresta Pati.
"Polisi berhasil mengamankan anak (tersangka) pembunuhan inisial RS (15) warga Undaan, Kudus, dan yang membawa sajam (senjata tajam) anak berinsiial S (16) dan DO (16) Warga Kuwawur, Sukolilo, Pati, dan IS (15), NB (15), KW (18) dan RS (17), warga Desa Wegil, Sukolilo, Pati," kata Alfan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD





