Wali Kota Semarang Lakukan Pengundian Program Ijolke, Dorong Peningkatan Penerimaan Pajak Daerah

JATENG.AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan pengundian hadiah program Ijolke (Rezeki Jajan Dolan Ning Kota Semarang) tahap 1 di Paragon Mall Semarang, Kamis (30/5/2024).
Ijolke merupakan program Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang sebagai upaya untuk mendorong aktivitas transaksi dan meningkatkan penerimaan pajak daerah.
Selama kurun waktu pelaksanaan sejak 12 Maret hingga 20 Mei 2024, telah terkumpul sebanyak 23.000 struk atau nota makan maupun hiburan dan hotel hingga parkir di Kota Semarang.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengatakan, jika program Ijolke telah berjalan rutin setiap tahunnya. Program ini, lanjut Mbak Ita, untuk memberikan semangat kepada masyarakat karena telah ikut memonitor pembayaran pajak melalui struk atau nota yang diupload.
Baca Juga: Mbak Ita Dorong Anak Muda Jadi Agen Ketahanan Pangan
"Masyarakat ikut memonitor lewat struk, dari situ akan tahu apakah pelaku usaha ini taat pajak atau tidak. Ini kan nantinya dicek dan divalidasi, apakah pajaknya disetorkan kepada Pemerintah Kota Semarang melalui Bapenda," ujar Mbak Ita, usai melakukan pengundian Program Ijolke.
Sebagai apresiasi, kata Mbak Ita, masyarakat yang mengikuti program ini akan mendapat kesempatan untuk mengikuti undian.
"Ini sekaligus memberikan semangat dan hadiah kepada masyarakat yang telah mengikuti kegiatan. Sekaligus bentuk memberdayakan masyarakat terkait UMKM maupun usaha kecil," kata dia.
Baca Juga: Dua Nominasi Gemilang! Ciro Alves Pimpin Daftar Nominasi BRI Liga 1 2023/24
Menurut Mbak Ita, lewat program ini Pemkot Semarang mendorong agar semakin banyak pelaku usaha yang sadar untuk membayar dan menyetorkan pajaknya.
"Masyarakat juga menjadi salah satu yang ikut monitor terkait pelayanan atau kepatuhan pelaku usaha untuk membayar pajak. Karena hal ini juga dapat meningkatkan penerimaan pajak daerah," imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Indriyasari mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Semarang yang sudah berpartisipasi dalam program Ijolke.
"Masyarakat bisa dapat hadiah, dan kami juga bisa mendapatkan informasi terkait restoran atau hiburan maupun hotel yang belum terjangkau (dalam hal pengawasan pajak-red). Bagi kami, nota atau struk untuk membuktikan bahwa toko, restoran, atau tempat hiburan itu sudah membayar pajak atau belum," paparnya.
Baca Juga: Menikmati Pesona Keindahan Curug 7 Bidadari, Hidden Gem Air Terjun Tersembunyi di Kabupaten Semarang
Tak berhenti di situ, kata Iin sapaannya, akan dilakukan kroscek juga oleh Bapenda apakah betul pajaknya sudah disetorkan atau belum.
"Itu jelas manfaatnya sangat luar biasa, kami mengucapkan terima kasih dan kami harap masyarakat bisa ikut serta dan menantikan program Ijolke berikutnya pada akhir tahun 2024 nanti," sebut dia.
Terkait jumlah masyarakat yang mengikuti program Ijolke, Iin menyebut ada setidaknya 23.000 truk atau nota yang terkumpul dari restoran, hotel, maupun tempat hiburan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


