Jateng

Showdown Epik di Qatar: Indonesia Tantang Korea Selatan Demi Sejarah Olimpiade!

Afri Rismoko | 24 April 2024, 18:18 WIB
Showdown Epik di Qatar: Indonesia Tantang Korea Selatan Demi Sejarah Olimpiade!

AKURAT.CO, Dalam lanjutan babak 8 besar Piala Asia U-23 2024, Tim U-23 Indonesia bersiap menghadapi tantangan berat melawan Korea Selatan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar.

Pertandingan ini tidak hanya penting bagi kedua tim untuk lolos ke babak semifinal tetapi juga sebagai kesempatan meraih tiket ke Olimpiade Paris 2024.

Indonesia, yang berstatus runner-up Grup A, berhasil mengamankan enam poin dengan kemenangan impresif melawan Australia (1-0) dan Yordania (4-1).

Sementara itu, Korea Selatan memuncaki Grup B dengan skor sempurna sembilan poin, menunjukkan kekuatan mereka sebagai salah satu kontender kuat.

“Mengenai babak grup, pertama-tama saya masih menyesalkan laga pertama kami melawan Qatar. Saya akan terus mengatakan jika wasit memimpin laga dengan baik, kemungkinan kami akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Tapi apa yang terjadi, terjadilah," jelas Pelatih kepala tim, Shin Tae-yong.

Baca Juga: Indonesia vs Korea: Perang Taktik di Doha: Indonesia Bertemu Korea, Shin Tae-yong Tegaskan Tak Bermain Hati

"Tetapi saya menyesalkan kejadian itu. Kemudian laga kedua melawan Australia, itu mungkin laga dengan lawan terbesar dan tersulit selama fase grup dalam kompetisi ini. Tapi kami mental dan keinginan yang kuat, serta pemain melakukan yang terbaik. Faktor itulah yang membuat kami bisa meraih hasil positif.” 

“Laga ketiga melawan Yordania, sebelum kami melawan mereka, kami hanya butuh satu poin saja untuk bisa lolos ke babak perempat final, tapi saya tahu keputusan itu merupakan yang tersulit, jadi saya katakan ke pemain saya, jangan berharap hasil imbang, itu adalah pemikiran yang bahaya, jadi kita harus memenangkan laga, saya berikan kepercayaan penuh kepada pemain, pemain pun melakukannya dengan baik, itu kenapa kami juga bisa meraih hasil yang baik di laga itu. 4-1 itu kemenangan besar. Secara keseluruhan, ketiga laga itu pemain bermain dengan baik. Usaha mereka juga luar biasa.”

Mengenai laga besok (melawan Korea Selatan), dia berharap bisa menghindari bertemu dengan Korea Selatan, walaupun Jepang mungkin lawan yang sulit.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On: Dari Rotterdam ke Hati Indonesia, Nyawa 'Garuda Muda' yang Tak Terbendung di Piala Asia U-23

“Namun tetap saya punya pengalaman melawan mereka saat menjadi pemain ataupun pelatih, Jepang mungkin akan mendominasi, kami bisa mengatasinya. Sebenarnya saya ingin bertemu Korea Selatan itu di final. Itu pemikiran saya sebelum lawan kami ditentukan. Saya tidak begitu senang. Ini takdir. Kami akan melakukan yang terbaik untuk besok.”

Sementara itu dari pemain, Rizky Ridho mengatakan perjalanannya di babak grup tak begitu menyenangkan, apalagi terkait laga pertama melawan tim tuan rumah.

Baca Juga: Masih Ada Kesempatan! Klaim Kode Redeem Mobile Legends MLBB Hari Ini 24 April 2024, Segera Login

“Pertama lawan Qatar kita sedikit kecewa, bahkan sampai saat ini. Karena kita tahu sendiri, harusnya kita menang melawan mereka, tapi hasil berkata lain dan ya kita bisa lihat sendiri wasit seperti itu dan kemudian kita move on melawan Australia, Alhamdulillah kita bermain dengan baik dan mendapatkan tiga poin, tentunya itu akan memberikan semangat tersendiri buat kita fokus untuk melaju ke babak selanjutnya,” bebernya.

“Waktu lawan Yordania, saya dan teman-teman bertekad tidak ingin bermain imbang, kita harus menang, karena ini sangat berbahaya kalau kita hanya imbang, bisa-bisa malah kita kalah. Dan untuk pertandingan besok, semua pemain sudah siap untuk menampilkan yang terbaik, kita akan ikuti instruksi dari pelatih untuk pertandingan besok dan semoga kita bisa menang, dan lanjut sampai ke target kita yaitu lolos ke Olimpiade Paris 2024,” tegas Ridho.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A