Ini Wasit dan Tim Wasit Yang Bakal Pimpin Pertandingan Indonesia kontra Australia, Bakal Kontroversi Lagi ?

AKURAT.CO, Majed Mohammed Al-Shamrani, wasit asal Arab Saudi, telah resmi ditunjuk untuk memimpin pertandingan lanjutan Grup A AFC U23 Asian Cup 2024 yang mempertemukan timnas Indonesia melawan Australia.
Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar pada tanggal 18 April 2024.
Dalam pertandingan nanti, Al-Shamrani akan dibantu oleh Hesham Mohammed Alrefai dan Omar Ali Aljamal, keduanya juga berasal dari Arab Saudi, sebagai asisten wasit pertama dan kedua.
Sementara itu, Husein Abo Yahia dari Lebanon akan bertindak sebagai wasit keempat.
Tim wasit VAR akan dipimpin oleh Abdullah Dhafer Al Shehri dari KSA dengan Mohammed Obaid Kadim dari UAE sebagai AVAR.
Al-Shamrani, yang telah memegang lisensi FIFA sejak tahun 2019, bukanlah nama baru dalam arena sepak bola internasional.
Baca Juga: Demi Membelikan Susu Anaknya, Ini Motif Pencuri Viral yang Menyeret Kasir Alfamart Dengan Motor
Ia pernah memimpin pertandingan final SEA Games 2019 antara Vietnam dan Timnas Indonesia U-22 yang berakhir dengan kemenangan Vietnam 3-0.
Dalam pertandingan tersebut ia juga mencatatkan insiden ketika mengusir pelatih Vietnam, Park Hang-seo dari lapangan.
Pengalaman Al-Shamrani juga mencakup kepemimpinan dalam pertandingan kualifikasi Piala AFC 2023/24, di mana PSM Makassar berhasil meraih kemenangan besar 4-0 atas Yangon United dari Myanmar.
Keahliannya di lapangan diharapkan dapat membawa jalannya pertandingan Indonesia vs Australia berlangsung lancar dan adil.
Sebelumnya, PSSI, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Erick Thohir, mengumumkan bahwa mereka akan secara resmi mengajukan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengenai kepemimpinan wasit dalam pertandingan antara tim nasional Indonesia dan Qatar.
Protes ini muncul setelah adanya beberapa keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit yang mempengaruhi hasil pertandingan.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Doha pada hari Selasa, Erick Thohir menyatakan, "Kami akan mengirimkan surat protes ke AFC karena terdapat beberapa keputusan, seperti kartu merah yang diterima Ivar, yang kami percaya seharusnya tidak dikeluarkan. Kami merasa perlu untuk menyampaikan protes ini.
"Sebagai federasi sepak bola nasional, PSSI memiliki hak untuk mengajukan keluhan resmi terhadap segala bentuk kepemimpinan pertandingan yang dirasa tidak adil.
Kejadian di pertandingan tersebut telah memicu reaksi luas dari publik Indonesia, termasuk di media sosial, yang banyak mengungkapkan kekecewaan atas kurangnya keadilan dalam permainan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






