PSSI Layangkan Protes ke AFC atas Kepemimpinan Wasit Laga Indonesia vs Qatar

AKURAT.CO, PSSI, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Erick Thohir, mengumumkan bahwa mereka akan secara resmi mengajukan protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengenai kepemimpinan wasit dalam pertandingan antara tim nasional Indonesia dan Qatar.
Protes ini muncul setelah adanya beberapa keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit yang mempengaruhi hasil pertandingan.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Doha pada hari Selasa, Erick Thohir menyatakan.
Baca Juga: Marak Kendaraan Kehabisan BBM Saat Arus Balik, Petugas Bantu Mengisi Dengan Galon
"Kami akan mengirimkan surat protes ke AFC karena terdapat beberapa keputusan, seperti kartu merah yang diterima Ivar, yang kami percaya seharusnya tidak dikeluarkan. Kami merasa perlu untuk menyampaikan protes ini."
Sebagai federasi sepak bola nasional, PSSI memiliki hak untuk mengajukan keluhan resmi terhadap segala bentuk kepemimpinan pertandingan yang dirasa tidak adil.
Kejadian di pertandingan tersebut telah memicu reaksi luas dari publik Indonesia, termasuk di media sosial, yang banyak mengungkapkan kekecewaan atas kurangnya keadilan dalam permainan tersebut.
"Sebagai federasi, kami harus berbicara atas nama tim dan pendukung kami. Meskipun pertandingan ini telah menyita banyak perhatian, kami masih memiliki dua pertandingan lagi di babak grup. Saya mengimbau para pemain untuk tidak kehilangan fokus dan terus berjuang di lapangan."
Sementara itu, pelatih Shin Tae-yong tidak bisa menutupi kemarahan serta kekecewaanya terhadap kinerja wasit.
"Selamat untuk Qatar. Para pemain sudah berusaha menampilkan permainan yang terbaik, apalagi kita kalah jumlah pemain dan tidak mudah menyerah. Tetapi banyak keputusan wasit di sepanjang pertandingan, kalau kalian melihatnya, itu bukan pertandingan sepak bola, ini sebuah pertunjukan komedi dan sangat berlebihan,” kata Shin Tae-yong.
“Saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang pemain yang kena kartu merah, saya kehabisan kata-kata. Sepak bola tidak seharusnya dimainkan seperti ini. Kartu merah pertama kami, tidak ada kontak sama sekali. Mengapa mereka tidak memakai VAR dalam situasi seperti ini?” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Shin Tae-yong menyebut, jika hal seperti ini terjadi di Indonesia, wasit akan menjadi bahan lelucon.
“Fans menyaksikan pertandingan ini melalui televisi. Jika Anda memakai wasit seperti ini, kalau di Indonesia, itu akan dianggap Anda ingin membuat lelucon. Pelatih juga punya mata, melihat dari bench sepanjang pertandingan,” jelasnya.
Pada pertandingan ini juga tim U-23 Indonesia mengalami kejadian yang membuat tim tidak nyaman dan terlambat datang ke stadion.
"Kemarin satu hari sebelum pertandingan saat melakukan sesi familiarization di stadion, kami hanya membutuhkan tujuh menit perjalanan dari hotel ke stadion via bus. Namun, tadi perjalanan mencapai 25 menit untuk ke stadion," ungkap Shin Tae-yong.
Selanjutnya, Rizky Ridho dan kawan-kawan masih akan melakoni dua pertandingan lagi di grup A. Pada Kamis (18/4), melawan Australia di Abdullah bin Khalifa Stadium dan Minggu (21/4) menantang Yordania di stadion yang sama dengan laga versus Australia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless





