Jateng

Hasil Hitung Suara Sementara Helmy Yahya Sulit Tembus Senayan Walaupun Perolehan Suara Tinggi

Bani Maryanto | 21 Februari 2024, 08:31 WIB
Hasil Hitung Suara Sementara Helmy Yahya Sulit Tembus Senayan Walaupun Perolehan Suara Tinggi

Akurat.co - Helmy Yahya diprediksi bakal kesulitan menjadi anggota DPR RI walaupun meraih suara signifikan pada Pemilu 2024 dalam Hasil Hitung Suara Sementara.

Presenter kondang itu memang meraih suara yang cukup signifikan di Daerah Pemilihan Sumatra Selatan I. Ia memperoleh suara sebanyak 14.417 dari 6626 TPS.

Hanya saja, partai yang menaunginya yaitu PSI, diprediksi gagal ke parlemen.

Perolehan suara PSI di Pemilu 2024, berdasarkan quick count, tak sampai 4 persen yang menjadi ambang batas partai lolos ke DPR.

Sedangkan dalam catatan real count sirekap KPU, PSI tercatay hanya meraih suara nasional sebanyak 1.642.229 atau hanya 2,51 persen saja.

Angka yang dirilis pada Selasa (20/2/2024) itu tentu saja masih jaub dari ambang batas parlemen (Parliamantary Treshold) sebesar 4 persen.

Sebagai catatan hasil real count dari KPU tersebut terus berpogres. Hasil yang ditampilkan KPU ini merupakan hitung langsung (real count), tapi bukan hasil akhir Pemilu 2024.

Proses penghitungan suara oleh KPU masih berjalan untuk menentukan jumlah kursi yang diperebutkan para caleg.

KPU menyatakan publikasi form model C/D hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan memudahkan akses informasi publik.

KPU juga menyatakan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Proses penghitungan suara pemilihan anggota legislatif (pileg) 2024 masih berlangsung. Sehungga perolehan suara bagi para calon anggota legislatif (caleg) pun masih bisa berubah.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.