Banjir Demak Merambah Welahan Jepara : Apa Langkah Selanjutnya?

AKURAT.CO, Banjir yang melanda wilayah Karanganyar, Kabupaten Demak, terus meluas dan kini telah mempengaruhi jalur alternatif Mijen (Demak) - Welahan (Jepara).
Menurut update terkini yang diunggah oleh akun Instagram @demakhariini, kawasan Desa Ngelo Wetan, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, kini juga terendam banjir dengan kedalaman mencapai 20 sentimeter pada Selasa (13/2/2024) dini hari.
Kondisi ini memicu kekhawatiran warga yang mencari rute alternatif untuk menghindari daerah terdampak banjir di Karanganyar.
Baca Juga: BNPB Sebut Pengungsi Banjir Demak Terbanyak Dalam Sejarah, Kucurkan 250 Juta Rupiah Untuk Bantuan
Banyak pengguna jalan yang bertanya tentang jalur lain yang bisa digunakan, terutama mereka yang hendak berpergian dari Semarang ke Jepara.
Untuk mengatasi kebutuhan informasi tersebut, warganet aktif berbagi informasi alternatif melalui media sosial.
Sebagai contoh, sebuah komentar dari akun @imnncy21 menyarankan untuk melewati jalur Wedung-Jungpasir-Kalinyamat bagi pengendara sepeda motor, berdasarkan himbauan Satlantas Polres Demak.
Baca Juga: Sinergi BNPB dan Pemerintah Daerah: Tanggap Darurat Banjir Demak
Sementara itu, Satlantas Polres Demak juga memberikan solusi bagi kendaraan pribadi roda 4 dan roda 6, dengan mengalihkan arus melalui Dempet-Godong-Purwodadi-Brati-Undaan Kudus-Proliman Tanjung Kudus.
Hal ini menjadi penting mengingat jalur utama Pantura Kudus-Demak di Kecamatan Karanganyar tidak dapat dilewati akibat kedalaman banjir yang mencapai 1,5 meter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengantisipasi dengan memberikan alternatif rute untuk menghindari banjir melalui pertigaan Trengguli-Mijen-Welahan-Margoyoso-Kudus-Pati.
Baca Juga: Banjir Demak, Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan di Demak Selesai Dalam Tiga Hari
Namun, dengan adanya genangan baru di wilayah Mijen, rute tersebut berpotensi menjadi tidak aman untuk dilalui.
Warga diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini mengenai kondisi banjir serta rute alternatif yang aman.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar pemerintah daerah dan warga untuk menghadapi dan mengatasi dampak dari banjir Demak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless

