Jateng

Banjir Grobogan, Sebabkan Gangguan Perjalanan Kereta Api

Afri Rismoko | 6 Februari 2024, 09:03 WIB
Banjir Grobogan, Sebabkan Gangguan Perjalanan Kereta Api

AKURAT.CO, Banjir besar yang terjadi pada Selasa, 6 Februari 2024, di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, telah menyebabkan luapan Kali Tuntang yang signifikan, mengakibatkan terputusnya jalur kereta api antara Gubug dan Karangjati, tepatnya di Desa Papanrejo, Gubug.

Insiden ini memaksa rerouting untuk KA Brumbung - Ngrombo - Gambringan, dengan KA Blambangan Ekspres dan Blora Jaya yang menuju Semarang terpaksa diputar balik ke Gambringan melalui jalur alternatif Gambringan - Gundih - Kedungjati - Brumbung.

Selain mempengaruhi operasional kereta api, banjir ini juga telah merendam 29 desa di berbagai kecamatan di Grobogan, termasuk Kedungjati, Gubug, Tegowanu, Godong, Penawangan, Purwodadi, Toroh, Geyer, Tawangharjo, dan Tanggungharjo, dengan Kedungjati menjadi daerah paling parah terdampak.

Baca Juga: Banjir Melanda Grobogan, 29 Desa Terendam, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

Dampak banjir meluas ke wilayah perkotaan Purwodadi dan beberapa desa seperti Purwodadi, Kalongan, Candisari, Ngraji, dan Cingkrong, serta merendam ratusan rumah di Perumahan Permata Hijau dan area lain seperti Kampung Banaran dan Kebondalem.

Ketinggian air yang bervariasi telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menghambat aktivitas sehari-hari warga, termasuk menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa titik penting seperti Jalan Raya Dr. Sutomo dan Simpang Lima Purwodadi.

Kecamatan Penawangan dan Tawangharjo juga mengalami kerusakan signifikan, termasuk jebolnya sungai Jajar di Karangrayung yang mengakibatkan luapan air ke sawah dan pemukiman warga.

Baca Juga: Banjir Melanda Grobogan, 29 Desa Terendam, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif

BPBD Grobogan terus berupaya merespons situasi dengan melakukan pendataan terhadap jumlah warga dan rumah yang terdampak.

Banjir ini merupakan hasil dari hujan deras yang terjadi sehari sebelumnya, diperparah oleh tidak mampunya sungai-sungai seperti Lusi, Serang, dan Tuntang menampung debit air yang berlebih.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang mengingat situasi yang masih berpotensi berkembang.

Upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan untuk meminimalisir dampak banjir yang telah merendam sebagian besar Kabupaten Grobogan ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A