Jateng

Merespon Aduan Warga Anjasmoro Karena Wilayahnya Kerap Banjir, Mbak Ita Temukan Saluran Air Tersumbat

Theo Adi Pratama | 10 Desember 2023, 14:27 WIB
Merespon Aduan Warga Anjasmoro Karena Wilayahnya Kerap Banjir, Mbak Ita Temukan Saluran Air Tersumbat

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu merespon aduan dari warga Puri Anjasmoro, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Semarang Barat karena menjadi langganan genangan air.

Mbak Ita, sapaan akrabnya pun sempat heran karena pihaknya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana selama ini telah melakukan upaya-upaya pencegahan banjir, seperti pengerukan sedimentasi di drainase Madukoro dan sekitarnya.

Menanggapi aduan itu, dirinya bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan pemeriksaan langsung ke sejumlah titik-titik lokasi yang menjadi pemicu genangan air.

Baca Juga: Harmoni Natal Mengalun di Hotel Ciputra Semarang, Hiburan Istimewa Untuk Para Tamu

Dalam tinjauan itu, ia menemukan adanya saluran air yang tersumbat.

Menurutnya, hal inilah yang menjadi salah satu faktor kawasan Puri Anjasmoro kerap terjadi genangan air.

Oleh karena itu, dirinya kemudian meminta kepada DPU untuk melakukan pembersihan ditambah pengerukan sedimen di saluran air tersebut

“Saya melihat satu-satu titik yang biasanya tergenang, untuk mengetahui apa masalahnya,” ujarnya di sela-sela tinjauan, Minggu (10/12/2023).

Baca Juga: Mbak Ita Puji Muhammadiyah Karena Terlibat Dalam Penurunan Angka Stunting

Selain itu, Mbak Ita mengungkapkan, aliran air di wilayah Puri Anjasmoro ternyata lamban karena crossingan salurannya mengalami penyempitan.

Meskipun sudah ada pompa dari swadaya masyarakat, hal tersebut masih belum membuat aliran air keluar maksimal.

Mengatasi ini, di samping melakukan pembersihan, pihaknya juga akan melakukan pembongkaran salah satu penyambungan jalan masuk (PJM) atau jembatan yang dinilai tak berfungsi maksimal dan malah bisa menghambat aliran air.

Baca Juga: Kontroversi Veto AS terhadap Resolusi Gencatan Senjata di Gaza: Profil Robert A Wood

Sebab, di sepanjang jalan bawah flyover Madukoro sudah ada beberap akses untuk putar balik.

“Ada jembatan yang dulu merupakan jalur untuk U-turn, untuk orang muter kan pada saat itu ada bandara. Tapi kan sudah ada jembatan baru dan ini sepertinya menggangu. Karena ini menutupi, semoga kalau sudah dibongkar, air dari Puri Anjasmoro bisa ditarik ke kali dekat Arteri Yos Sudarso,” tuturnya.

Dirinya berharap upaya-upaya ini bisa menjadi jawaban persoalan genangan air di wilayah Puri Anjasmoro.

Mbak Ita pun juga telah memerintahkan DPU agar segera ditindaklanjuti setiap laporan dari warga.

“Kita harapkan bisa bersama untuk bagaimana mengurangi bahkan menghilangkan genangan di Puri Anjasmoro ini. Karena setiap kali hujan pasti saya mendapat aduan. Dengan nanti ini dibongkar, diharapkan bisa mengurai air jalan menuju ke pompa. Ini segera kami kerjakan, karana ini cepat. Katanya PU, begitu ada alat berat insya-Allah bisa cepat dikerjakan. Ya senin pekan depan sudah dikerjakan,” imbuhnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.