Jateng

Pembudidaya Ikan Diminta Kurangi Penebaran Bibit Selama Kemarau

Theo Adi Pratama | 9 Oktober 2023, 09:56 WIB
Pembudidaya Ikan Diminta Kurangi Penebaran Bibit Selama Kemarau

AKURAT.CO DEMAK - Menghadapi musim kemarau sekaligus dampak el nino 2023, para pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Demak, Jawa Tengah dihimbau untuk mengurangi bibit benih.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak, Siti Sunarti.

Mengingat pada kemarau 2023 ini akan berdampak kekeringan di sejumlah wilayah.

Baca Juga: HP Kalian Mulai Lemot dan Susah Membuka Aplikasi, Coba Terapkan 7 Tips Ini!

Siti Sunarti mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan di musim kemarau pihaknya menyarankan para pembudidaya di Kabupaten Demak untuk menggunakan kolam terpal dan mengurangi jumlah bibit ikan.

"Selain kolam terpal yang bisa hemat air, kita juga menyarankan untuk mengurangi persentase penebaran bibit ikan," terang siti saat ditemui di ruang kerjanya Dinlutkan Kabupaten Demak.

Ia mencontohkan, dalam budidaya ikan air tawar, para pembudidaya bisa mengurangi persentase bibit ikan dari 30 persen hingga 50 persen untuk mengurangi risiko kerugian akibat kekeringan.

Baca Juga: Samator Group membuka Beberapa Lowongan Pekerjaan, Segera Cek Kualifikasinya!

"Dalam penebaran bibit (ikan) yang biasa tebar 10 ribu misalnya untuk bisa dikurangi 7000 atau 5000 gitu," ungkapnya.

Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak memprediksi kemarau akan berdampak kekeringan di 62 desa yang tersebar di 13 kecamatan wilayah Kabupaten Demak.

Adapun kondisi kekeringan Kabupaten Demak, BPBD menetapkan Kabupaten Demak status siaga darurat kekeringan pada akhir Agustus 2023. (ADV/Pemkab Demak) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.