Jateng

Tekan Harga Beras, Disdag Kota Semarang Akan Lakukan Oprasi Pasar

Theo Adi Pratama | 27 September 2023, 17:52 WIB
Tekan Harga Beras, Disdag Kota Semarang Akan Lakukan Oprasi Pasar

AKURAT.CO SEMARANG - Setelah mendapatkan anggaran 4,9 miliar rupiah dari APBD Perubahan 2023, Dinas Perdagangan Kota Semarang langsung melakukan penetrasi pasar di bulan Oktober untuk meredam melambungnya harga beras. 

"Kami sudah komunikasi dengan Pak Sekda dan DPRD juga, akan dilakukan penetrasi pasar dan anggaran sekitar 4,9 miliar," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto pada Rabu (27/9/2023).

Baca Juga: Sumarni Menangis Saat Menerima Bantuan Rehab Rumah dari Pemkot Semarang

Penetrasi pasar ini sengaja akan dilakukan untuk menstabilkan harga beras saat ini mengalami lonjakan. Sebut saja untuk beras premium saat ini berada pada kisaran harga Rp14.000 per kg nya.

Penetrasi pasar ini nantinya diperuntukkan untuk pembelian beras premium dengan harga sangat murah. Setelah anggaran turun, nantinya Disdag akan membeli beras premium melalui e-catalog.

Baca Juga: DPRD dan Pemkot Semarang Sepakati APBD Perubahan 2023

"Nanti kita beli melalui e-catalog siapa yang menang lelang. Baru kita adakan pasar murah bagi masyarakat," jelasnya.

Terkait harga jual saat penetrasi pasar, Disdag akan melakukan komunikasi dengan Komisi B DPRD Kota Semarang untuk menentukan harga jual kepada masyarakat.

Baca Juga: Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, PKS Kota Semarang Bersholawat Bersama Gus Ali Gondrong

"Nanti kita komunikasi dulu dengan komisi B, beras itu akan dijual berapa. Beras premium itu Rp 14.100 kalau 5 kg Rp 70 ribuan nanti mereka tinggal mengganti Rp 10.000 atau Rp 20.000. Dan dijual per 5 kg," terangnya.

Harapannya dengan adanya penetrasi pasar maka harga sembako khususnya beras bisa kembali normal. "Beras ini kebutuhan pokok jadi kondisi harganya harus bisa segera normal," pungkasnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.