Ducting Kabel Optik di Kawasan Segitiga Emas Kota Semarang Dimulai

AKURAT.CO- SEMARANG, Setelah menerapkan sistem ducting kabel fiber optik di kawasan Kota Lama. Kini ducting mulai diperluas ke kawasan segitiga emas Kota Semarang.
Kawasan segitiga emas terdiri dari Simpang Lima, Pasar Johar, hingga Tugu Muda yang meliputi Jalan Pandanaran, Pemuda dan Gajahmad yang memiliki aktifitas ekonomi yang sangat padat.
Penurunan kabel fiber optik ini dilakukan bersama antara Pemerintah Kota Semarang, KSO BPS Moratelindo, dan para penyedia jasa layanan telekomunikasi.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, hanya ada dua kota yang melakukan sistem ducting yaitu Semarang dan Jakarta.
Baca Juga: Walikota Semarang Minta Inspektorat dan Asisten 1 Selidiki Dugaan Pungli di Kelurahan Tawang Mas
"Diharpakan, dengan ini kotanya cantik, aman, berbasis 5G. Ini juga menghindarkan dari bencana. Kita tahu di Jakarta terjadi musibah kabel ditabrak truk, menjuntai, kena korban," terang Ita, sapaannya, usai seremonial penurunan kabel fiber optik di depan Masjid Baiturrahman, Jalan Gajah Mada, Selasa (15/8/2023).
Lebih lanjut, Ita menyebut, kabel yang sudah masuk sistem ducting di kawasan segitiga emas antara lain Telkom dan Moratelindo. Dia mendorong Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) segera menurunkan kabel fiber optik masing-masing ke sistem ducting.
"Jadi ini PR bagaimana mendorong APJII dan Apjatel. Kami tahu akan berdampak dari segi biaya, tapi sama saja. Pemeliharaan lebih awet dj dalam. Awal memang harus investasi," ujarnya.
Ita memaparkan, sistem ducting sementara memang masih di kawasan segitiga emas. Hal itu mengingat perlu biaya. Sistem ducting yang diterapkan di segitiga emas ini juga dibiayai swasta, yakni kolaborasi dengan Moratelindo.
"Ducting sudah dibangun. Tinggal masuk-masukan saja," ucapnya.
Dengan sudah masuknya kabel fiber optik milik Telkom dan Moratelindo, dia berharap, penyedia jasa lainnya bisa segera menurunkan kabel mereka. Hal itu mengingat penerapan sistem ducting ini sudah tertunda beberapa kali.
"Kita mengajak semua bisa mencintai kota, memperindah kota. Ini akan semakin nyaman semuanya," tambanya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang, Soenaeto mengatakan, Jalan Gajahmada jadi pilot project upaya menata kabel udara.
Dia mendata ada 26 kabel fiber optik dari penyedia jaringan internet di Jalan Gajahmada. Sejauh ini, baru empat pengelola yang sudah menurunkan kabel, tsrmasun Moratelindo, Telkom, dan Pemerintah Kota Semarang. Selanjutnya, APJII dan Apjatel akan bertahap memasukan kabel ke sistem ducting.
"Sistemnya ada biaya sewa. Itu suah diatur," ucapnya.
Menurutnya, penerapan ducting ini dilakjkan secara bertahap. Selain Kota Lama dan kawasan segitiga emas, akan diterapkan bertahap ke jalan protokol di ibu kota Jawa Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini






