Kesuksesan Seseorang Terutama Dalam Wirausaha Tidak Dilihat dari Usia, Fisik, Pendidikan dan Latar Belakang

AKURAT.CO Semarang - Intitut Agama Islam Bakti Negara Tegal menjadi kampus terakhir dalam rangkaian Akurat Goes To Campus bersama Bank Mandiri, Sabtu 29 Juli 2023.
Dalam materi kewirausahaan ini diisi oleh salah satu pemateri yang berasal dari lingkungan kampus IBN Tegal yaitu Alip Toto Handoko, SE., M.M.
Menurut Pak Alip dalam sebuah wirausaha sejatinya terdapat hakekat yang terkandung yaitu adanya motif untuk berprestasi tinggi, berani mengambil resiko, inovatif, kreatif serta percaya diri.
Karena bila hakekat ini tidak ada dalam usaha pastinya usaha yang dijalankan tidak akan bisa bertahan dengan baik.
Perlu diketahui bahwa memang setiap kesuksesan dalam menjalankan usaha tidak akan dilihat berdasarkan usia, karena saat usia berapapun nantinya kita pasti akan bisa sukses menjalankan usaha yang kita bina saat ini terutama saat masih menjadi mahasiswa.
Pak Alip mencontohkan beberapa orang yang sukses seperti Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun, Marconi, menemukan telepon usia 27 tahun, Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun, KolonelSanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun, Winston Churchill, banyakgagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun dan Bill Gates, terkaya didunia usia 41 tahun.
Dari contoh-contoh orang tersukses diatas maka dipastikan usia bukanlah tolok ukur kesuksesan tetapi bagaimana mereka bisa melihat peluang dan mampu mengeksekusi peluang itu dengan baik.
Lalu kesuksesan juga tidak dilihat dari fisik, karena belaiu juga mencontohkan beberapa seperti HellenKeller: tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, penulis dan pendidik terkenal dunia, F.D. Roosevelt: terkena polio, Presiden AS ke 32, dan Beethoven yang seorang tuna rungu berhasil menjadi komposer musik.
Kewirausahaan juga memiliki ciri dan watak yang bisa terlihat dari orang-orang yang menjalankan seperti:
- Percaya diri : Tidak adanya ketergantungan, penuh keyakinan, individualistis dan optimisme
- Berorientasi pada masa depan: Pandangan kedepan, perspektif
- Berorientasi tugas dan hasil: Kebutuhan akan prestasi, berorientasi laba ketekunan & ketabahan, tekad kerja keras, memiliki dorongan kuat, energik, inisiatif
- Pengambilan resiko: Kemampuan mengambil resiko, suka pada tantangan
- Kepemimpinan: Bertingkah laku sbg pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain, menanggapi saran & kritik
Bagi mahasiswa yang ingin memulai berwirausaha, kadang bisa buntu dalam mencari ide. Tetapi ternyata ide itu bisa didapatkan dari:
- Melihat peluang pasar: kebutuhan konsumen, merespon peluang yang ada
- Hobi
- Keahlian
- Teman, sahabat
- Keluarga
- Kisah sukses role model
Lalu apa yang menjadi faktor kegagalan dalam berwirausaha? ternyata ada beberapa faktornya seperti:
- Tidak kompeten dalam manajerial.
- Kurang pengalaman.Kurang dapat mengendalikan keuangan.
- Gagal dalam perencanaan.
- Lokasi kurang memadai.
- Kurang pengawasan keuangan, karyawan.
- Sikap kurang sungguh-sungguh.
- Tidak mampu melakukan peralihan teknologi, trend, waktu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD



