Berdayakan Difabel, Gus Yasin Ungkap Peran Penting Kelompok Pandawa Patra di Boyolali

JATENG.AKURAT.CO, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan peran vital penyandang disabilitas dalam berbagai sektor.
Mewakili Gubernur Jateng, Gus Yasin menyebut difabel tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan bagian dari solusi untuk memajukan daerah.
Hal ini disampaikannya saat peresmian Program CSR Disabilitas Pertamina dan Kecamatan Berdaya di Kecamatan Kemusu, Boyolali, Selasa (23/9).
Gus Yasin mengapresiasi kontribusi nyata dari kelompok difabel, seperti Pandawa Patra di Boyolali yang berinovasi di bidang pertanian dan kerajinan.
"Teman-teman difabel sudah membuktikan bahwa mereka berdaya, mampu mandiri, dan memberikan kontribusi nyata. Apa yang dilakukan kelompok Pandawa, misalnya, sangat luar biasa," kata Gus Yasin.
Ia juga mencontohkan pengalamannya sering kalah bermain catur dengan sahabat tunanetra, yang membuktikan potensi besar mereka.
Gus Yasin memastikan program Kecamatan Berdaya akan terus diperluas hingga mencapai target minimal 50% difabel di Jateng merasakan manfaatnya pada semester I 2026.
Dukungan juga datang dari Pertamina Patra Niaga melalui program CSR yang telah memberdayakan lebih dari 650 difabel di Jawa Tengah. Program-program unggulan seperti Kresna Patra (menjahit), Srikandi Patra (membatik), dan Pandawa Patra (integrated farming) menunjukkan komitmen serius perusahaan.
Komisaris Independen PT Pertamina, Condro Kirono, menegaskan bahwa Pertamina tidak dapat bekerja sendiri dan memerlukan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
"Pertamina terus berkomitmen memberikan pendampingan dan support kepada sahabat-sahabat difabel maupun masyarakat rentan," ujarnya.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, juga menyatakan komitmennya untuk membuka peluang kerja dan beasiswa bagi difabel, serta memfasilitasi mereka agar terus berinovasi.
Sebagai bagian dari peresmian, turut diresmikan Sekretariat Yayasan Setara Maju Bersama dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dwija Praja Amarta, yang akan menjadi pusat pembelajaran untuk peningkatan kapasitas kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD






