Tragedi Tengah Malam: Mengantuk di Balik Kemudi, Enam Nyawa Melayang di Tol Solo-Ngawi

AKURAT.CO, Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, mengungkapkan dugaan awal terkait penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Tol Solo-Ngawi, tepatnya di Km 498+800 jalur B dari arah Surabaya menuju Jakarta.
Kecelakaan tersebut, yang menewaskan enam orang, diduga kuat disebabkan oleh sopir yang mengantuk.
"Kami menduga kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk saat mengemudi di waktu yang biasanya orang tertidur," ujar AKBP Petrus di Boyolali, Jawa Tengah.
Baca Juga: Batang Bergerak: Stimulan Uang untuk Rumah Terdampak Gempa
Beliau juga mengimbau agar pengemudi selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak mengemudi saat lelah atau mengantuk, mengingat bahaya yang bisa terjadi hanya dalam hitungan detik.
Selain kelelahan sopir, AKBP Petrus juga menyoroti isu over kapasitas yang mungkin mempengaruhi fungsi kendaraan, terutama rem.
"Kami akan mengembangkan penyelidikan ini dengan mengundang ahli untuk menilai semua kemungkinan penyebab," tambahnya.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah armada wisata yang sedang dalam perjalanan dari Surabaya ke Yogyakarta dengan 22 penumpang.
Baca Juga: Kronologi Tragedi di Tol Solo-Ngawi: Enam Meninggal dalam Kecelakaan Minibus Elf
Tragisnya, kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, termasuk dua balita.
Dalam menghadapi situasi ini, AKBP Petrus menekankan pentingnya memeriksa kondisi kendaraan dan kesiapan mental serta fisik pengemudi sebelum berangkat.
"Kalau capek istirahat, jangan memaksakan diri untuk terus mengemudi," tegasnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan pihak kepolisian berharap untuk segera mendapatkan kejelasan penuh atas penyebab kecelakaan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









