Bantuan Sosial Karang Taruna Kota Semarang untuk Korban Banjir di Kelurahan Tambakrejo

AKURAT.CO, Di tengah kondisi Kota Semarang yang sedang berjuang melawan banjir, Karang Taruna Kota Semarang turun tangan memberikan bantuan kepada para korban.
Dengan semangat kebersamaan dan solidaritas, aksi bhakti sosial ini dilaksanakan di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, salah satu wilayah yang terdampak paling parah akibat banjir.
Kegiatan sosial ini berlangsung pada tanggal 17 Maret, menyusul intensitas curah hujan yang tinggi selama dua hari berturut-turut, yang dimulai pada Rabu, 13 Maret.
Hujan tanpa henti tersebut menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa bagian Kota Semarang, dengan Kelurahan Tambakrejo menjadi salah satu area yang paling terdampak.
Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian, Karang Taruna Kota Semarang membagikan 150 paket sembako dan uang tunai kepada para korban banjir.
Bantuan ini diberikan secara merata untuk meringankan beban yang dialami oleh masyarakat akibat banjir yang belum juga surut, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terhambat.
Baca Juga: Seputar Otomotif: Bercak Karat pada Piringan Cakram Mobil, Apa dan Mengapa Bisa Terjadi?
Ketua Karang Taruna Kota Semarang, I Gede Ananta Wijaya Putra, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Karang Taruna untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami tergerak untuk membantu meringankan beban masyarakat dengan kegiatan sosial ini,” ucapnya saat berada di lokasi.
Bhakti sosial ini juga menjadi momen kolaborasi antara Karang Taruna dengan komunitas Lintang dan TDA (Tangan Di Atas), yang bersama-sama menyampaikan bantuan secara langsung kepada korban.
Ananta menambahkan rasa terima kasihnya kepada para donatur yang telah mempercayakan Karang Taruna dalam penyaluran bantuan ini.
Camat Gayamsari, Eko Yunianto, turut mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Kota Semarang atas inisiatif dan bantuan yang diberikan kepada warga Kelurahan Tambakrejo.
Inisiatif seperti ini diharapkan dapat meringankan dampak yang dirasakan oleh korban banjir, dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









