Sidak Pasar, Polres Grobogan Awasi pedagang Nakal yang Naikkan Harga Sembako Melebihi Ketentuan

JATENG.AKURAT.CO, Polres Grobogan terus mengawasi pedagang nakal yang berpotensi menaikkan harga sembako melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan pemerintah.
Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono menegaskan tim Satgas Pangan akan terus melakukan pengecekan di lapangan agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok.
Ditambahkan AKP Agung, bahwa pengawasan ini juga akan dilakukan untuk mengantisipasi adanya pedagang nakal yang menaikkan harga bahan pokok melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah.
"Kami mengimbau pada pedagang untuk tidak menaikkan harga melebihi HET yang telah ditetapkan Pemerintah. Apabila ditemukan, maka akan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku," tandasnya pada Sabtu (1/3/2025).
Pengecekan tersebut dilaksanakan dalam rangka memastikan stok dan kestabilan harga.
“Hari ini kami melakukan pengecekan di Pasar Purwodadi untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan lainnya dapat mencukupi kebutuhan warga Kabupaten Grobogan pada bulan Ramadhan," kata AKP Agung.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh tim Satgas Pangan Polres Grobogan, diketahui harga beras cap IR 64 masih stabil dengan harga Rp. 12.500/kg dan harga beras premium Rp. 15.500/kg.
Sedangkan harga beras medium Bulog, mengalami penurunan harga dari Rp. 12.500/kg menjadi Rp. 12.000/kg.
Kestabilan harga juga tampak pada gula pasir putih dan minyak goreng merek “Minyak Kita”.
Gula pasir putih dijual dengan harga Rp. 17.000/kg. Sedangkan minyak goreng tersebut dijual Rp. 18.000/liter.
Kenaikan harga terjadi pada daging sapi dan telur ayam ras.
Harga daging sapi mengalami kenaikan dari harga Rp. 130.000/kg menjadi Rp. 140.000/kg.
Untuk harga telur ayam ras naik dari harga Rp. 27.000/kg menjadi Rp. 30.000/kg.
“Untuk daging ayam ras, harganya turun dari Rp. 36.000/kg menjadi Rp. 35.000/kg,” ungkap Kasat Reskrim Polres Grobogan.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih cuting.
Bawang merah mengalami kenaikan harga sebesar Rp. 4.000/kg, dari harga awal Rp. 32.000/kg menjadi Rp. 36.000/kg.
Sedangkan bawang putih mengalami kenaikan harga dari Rp. 36.000/kg menjadi Rp. 37.000/kg.
Kenaikan harga yang cukup signifikan terjadi pada cabai rawit merah dari harga lama Rp. 65.000/kg menjadi Rp. 90.000/kg.
“Secara umum, untuk ketersediaan bahan pokok aman,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







