Jateng

Banjir Setengah Meter Rendam Grobogan, Warga Terdampak Cari Jalur Alternatif

Afri Rismoko | 13 Maret 2024, 11:51 WIB
Banjir Setengah Meter Rendam Grobogan, Warga Terdampak Cari Jalur Alternatif

AKURAT.CO, Kabupaten Grobogan terkena dampak banjir pada Rabu pagi, dengan genangan air mencapai kedalaman 50 cm atau setengah meter di beberapa lokasi.

Pertigaan Ketapang, Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan, menjadi salah satu area terparah yang terdampak.

Lokasi strategis ini, yang merupakan titik pertemuan kendaraan dari Kudus, Pati, dan Grobogan, kini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

Soewignyo, Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, melaporkan bahwa sementara ini, Kelurahan Grobogan dan Desa Putatsari di Kecamatan Grobogan adalah area yang tercatat terkena dampak.

"Banjir tidak hanya mengganggu lalu lintas di jalan raya tapi juga telah masuk ke pemukiman warga, dengan ketinggian air mencapai setengah meter di beberapa tempat," ungkapnya.

Baca Juga: Banjir Melanda Kaligawe Sejak Sabtu, Belum Ada Penanganan Berarti

Dampak banjir ini memaksa beberapa warga mencari rute alternatif. Hadi, seorang pengendara asal Brati, terpaksa memutar balik dan menggunakan jalan lain untuk menuju Purwodadi.

"Saya tadi tidak bisa lewat. Putar balik lewat jalan Mangonan," ujarnya.

BPBD Grobogan saat ini masih melakukan pendataan lebih lanjut terhadap titik-titik banjir di wilayah tersebut.

Informasi awal juga menunjukkan bahwa banjir telah melanda wilayah Wirosari, termasuk Desa Tambakselo dan Mojorebo. Selain merendam jalan, banjir juga telah memasuki area pemukiman warga.

Baca Juga: RESMI, Jadwal Pertandingan BRI Liga 1 Antara PSIS Semarang Vs PERSIS Ditunda, Berikut Penjelasan PT LIB

Kejadian ini bukan pertama kali di wilayah tersebut.

Pada akhir pekan lalu, banjir juga sempat menggenangi delapan desa di tiga kecamatan di Kabupaten Grobogan, dengan ketinggian air mencapai satu meter di beberapa titik.

Warga setempat bergerak cepat melakukan gotong royong membersihkan rumah dan lingkungan segera setelah air surut.

Warga Grobogan kembali dihadapkan pada tantangan bencana banjir yang memerlukan respons cepat dan efektif dari semua pihak terkait untuk mengatasi dampak yang terjadi dan mencegah bencana serupa di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A