Jateng

UPDATE Banjir Demak, 272 Orang dari Karangayar Demak, Mengungsi ke Terminak Induk Jati

Afri Rismoko | 9 Februari 2024, 11:04 WIB
UPDATE Banjir Demak, 272 Orang dari Karangayar Demak,  Mengungsi ke Terminak Induk Jati

AKURAT.CO, Tragedi banjir yang melanda wilayah Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, telah memaksa sebanyak 272 warga untuk mengungsi.

Terminal Induk Jati, yang kini berfungsi sebagai posko pengungsian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, menjadi tempat perlindungan bagi para korban banjir, mulai dari balita, anak-anak, hingga lanjut usia (lansia).

Per hari Jumat, 9 Februari 2024, data terbaru mencatat jumlah pengungsi yang berada di posko Terminal Induk Jati mencapai 272 orang.

Baca Juga: Pengelolaan Keuangan KONI Jateng Sesuai Indeks Pergub

Diantara mereka, terdapat empat balita, sebelas lansia, dan 13 anak-anak, semua merupakan warga Karanganyar, Demak yang terdampak langsung oleh bencana banjir.

Arif Anggoro, Kepala Sie Rekonstruksi BPBD Kudus sekaligus Koordinator Piket Posko Terminal Induk Jati, mengungkapkan bahwa pengungsi di posko ini mayoritas adalah warga Karanganyar.

"Kami menyediakan tenda yang dapat menampung hingga 50 orang. Tenda ini khusus untuk balita, anak-anak, dan perempuan, sementara para bapak-bapak ditempatkan di area terpisah," ujar Arif pada Jumat (9/2/2024).

Baca Juga: Banjir Demak Darurat Bencana, Ribuan Jiwa Mengungsi

Untuk menjamin kesehatan para pengungsi, BPBD Kudus telah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus.

Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap semua pengungsi, termasuk balita, anak-anak, ibu hamil, dan orang dewasa.

Salah satu pengungsi, Supiah (52), warga Karanganyar, Demak, berbagi pengalaman pahitnya.

Baca Juga: Situasi Terkini Karanganyar: Banjir Jebak Truk, Warga Diimbau Tunda Keberangkatan ke Kudus

Supiah mengungsi ke posko BPBD Kudus sejak Kamis (8/2/2024) malam, setelah rumahnya terendam banjir sejak siang hari.

"Air naik begitu cepat. Pada pukul 15.30 WIB, air sudah mencapai leher saya, dan saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang pribadi," kenangnya.

Kisah para pengungsi di Terminal Induk Jati ini menggambarkan betapa dahsyatnya dampak banjir di Demak, serta kebersamaan dan kekuatan komunitas dalam menghadapi bencana.

Semoga bantuan terus mengalir dan kondisi segera membaik agar warga dapat kembali ke rumah mereka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A