Jateng

Banjir Demak Darurat Bencana, Ribuan Jiwa Mengungsi

Afri Rismoko | 9 Februari 2024, 08:20 WIB
Banjir Demak Darurat Bencana, Ribuan Jiwa Mengungsi

AKURAT.CO, Banjir besar telah melanda sebagian wilayah Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kejadian ini diakibatkan oleh jebolnya tanggul Sungai Wulan pada Kamis siang, 8 Februari 2024, yang mengakibatkan ratusan rumah terendam dan mengharuskan ratusan jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Menurut Budiono, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi sekitar 325 warga dari tujuh desa di Kecamatan Karanganyar.

Baca Juga: Banjir Bandang di Karanganyar Tutup Akses Jalan Pantura Demak-Kudus

Warga yang dievakuasi dibawa ke posko induk yang berlokasi di Jembatan Tanggulangin, Terminal Jati, dan Balai Desa Jati.

Desa-desa yang terdampak antara lain adalah Karanganyar, Norowito, Kedungwaru, Kotakan, Ketanjung, Ngumpil, dan Ngemplik.

Ketinggian air yang merendam rumah-rumah warga mencapai 3 meter, membuat banyak dari mereka harus dievakuasi dari atap rumah mereka.

Permintaan evakuasi terus berdatangan ke posko penanganan bencana banjir, menandakan situasi yang masih sangat membutuhkan bantuan.

Baca Juga: Macet Lur! Jalan Pantura Demak Kudus Kebanjiran, Berikut Jalur Alternatif yang Bisa Anda Lewati

"Tim SAR gabungan masih berjibaku mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman hingga pagi ini. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa," kata Budiono.

Walaupun cuaca di Kecamatan Karanganyar terpantau cerah pada pagi hari, tinggi muka air belum juga berkurang.

Debit air Sungai Wulan, yang merupakan salah satu sungai terbesar di Kecamatan Karanganyar, masih tinggi dan menjadi penyebab utama banjir yang belum juga surut.

Baca Juga: Kesiapan Maksimal Semen Padang Hadapi Malut United di Laga Krusial

Pihak terkait berharap banjir segera surut dan warga dapat kembali ke rumah mereka. Sementara itu, komunitas dan pemerintah setempat terus bekerja sama dalam penanganan dan pemulihan kondisi pasca-banjir.

"Semoga tim SAR gabungan diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas," tutup Budiono, mengungkapkan harapannya untuk keselamatan semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A