Ini Alasan Pesisir Demak Tidak Bisa Ditanami Terumbu Karang

AKURAT.CO DEMAK - Terumbu karang selain memiliki fungsi ekologis tempat biota laut untuk berpijah, juga memiliki fungsi menjaga keseimbangan pantai sebagai pemecah ombak alami.
Untuk menjaga ekosistem laut, beberapa wilayah menerapkan penanaman terumbu karang, seperti halnya yang pernah dilakukan di Pantai Senggigi, Lombok Barat.
Baca Juga: Tampil Nyentrik, Demak Expo 2023 jadi Ajang Edukasi Perikanan
Namun rupanya-rupanya tidak semua pesisir bisa ditanami terumbu karang meski secara fungsi bisa mengembalikan ekosistem laut.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Kelautan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Demak, Sulchan menerangkan, terdapat kriteria khusus pesisir yang bisa ditanami terumbu karang.
Baca Juga: Dinlutkan Akan Bantu Pembudidaya Ikan Air Tawar Jika Kesulitan Air
Kata dia, terumbu karang mempunyai faktor pembatas antara kualitas air, suhu dan penyinarannya.
"Di Demak kebetulan ada sedimen erosi , sehingga sedimen itu menutup kecerahan yang kemudian cahayanya tidak bisa masuk sehingga karang transplantasi tidak bisa hidup," katanya.
Baca Juga: Dinlutkan Pamerkan Potensi Lokal Garam Demak
Sulchan menjelaskan, bahwa terumbu karang biasanya hidup di pantai yang berpasir, sedangkan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah pasirnya masih bercampur lumpur.
"Karena karang biasanya hidup di pantai yang berpasir yang tidak berlumpur. Sedangkan di demak pada umumnya lumpur," jelasnya.
Baca Juga: Relawan Bolone Mase Tegal Raya Pelatihan Digital Marketing
Jika berbicara mengenai pesisir, lanjut dia, dari laut setelah karang ada padang lamun lalu mangrove, ini adalah sebuah pelindung pantai alami.
"Namun biasa banyak manusia yang merusak lalu mengkambing hitamkan alam," tukasnya Kabid Perikanan Tangkap dan Kelautan Dinlutkan Demak, Sulchan. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







