Jateng

Separuh Selang Seluruh Armada Damkar Semarang Bocor

Afri Rismoko | 21 September 2023, 16:15 WIB
Separuh Selang Seluruh Armada Damkar Semarang Bocor

AKURAT.CO, Banyaknya selang mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Dinas Damkar Kota Semarang menjadi kendala pemadaman api di TPA Jatibarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, kebocoran terjadi di beberapa titik mulai dari lokasi mobil hingga titik pemadaman. Bocornya selang mobil damkar membuat kebutuhan air menjadi lebih banyak.

"Saya melihat dari jam 4 sore sampai jam 4 pagi (hari pertama pemadaman) itu selangnya sampai kesana air manucur ada berapa titik. Itu boros air," ujar Ita, sapaannya, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga: Polda Jateng Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Sejak Juli 2023

Bocornya selang mobil damkar, lanjut Ita, menyebabkan mobilisasi tanki air harus terus menerus selama pemadaman.

Dia meminta Dinas Damkar mengajukan anggaran pembelian selang agar pemadaman bisa segera selesai. Di sisi lain, selang juga sangat dibutuhkan untuk pemadaman mengantisipasi adanya kejadian kebakaran.

"Sudah diajukan Dinas Damkar. Kemarin, mengajukan memo untuk digeneralisasi," terangnya.

Baca Juga: Pak Rahman Bakal Punya Armada Baru

Ita mengatakan, pembelian selang menggunakan e-katalog. Pihaknya melakukan pengadaan selang untuk 10 mobil damkar.

Selain kendala selang, dia menyebut, ketersediaan handy talky (HT) yang sangat minim menjadi kendala komunikasi saat pemadaman.

Kepala Dinas Damkar Kota Semarang, Nurkholis mengakui, 50 persen selang mobil damkar mengalami kebocoran. Pihaknya telah mengusulkan untuk penggantian melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT).

"Kami usulkan selang untuk ada penggantian. Sebagian memang bocor, 50 persen bocor," ungkapnya.

Baca Juga: Djanur Puji Penampilan Kim dan Campbell Meski Belum Dalam Peforma Maksimal

Lebih lanjut, Nurkholis menjelaskan, upaya pemadaman hingga kini masih terus dilakukan. Pada hari kedua lalu, ada delapan armada yang dikerahkan untuk melakukan pendinginan. Kondisi yang semakin kondusif pada hari ketiga ini, pihaknya mengerahkan dua armada.

"Kami tidak menghetikan (pemadaman) kami menyesuaikan kondisi di lapangan," paparnya.

Dia memprediksi, pendinginan akan selesai dalam sepekan. Namun demikian, jika kondisi sudah sepenuhnya padam, armada akan ditarik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A