Pak Rahman Bakal Punya Armada Baru

AKURAT.CO, Program pasar murah Pemerintah Kota Semarang yang bertajuk Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) bakal dilengkapi dengan armada mobil keliling untuk menjangkau wilayah perkampungan.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang Bambang Pramusinto di Semarang, Kamis (2/9/2023)
"Kami sudah mengajukan pengadaan mobil keliling di APBD Perubahan 2024,"katanya.
Menurut dia, selama ini Pak Rahman memang digelar secara bergiliran di kantor kelurahan, kecamatan, dan tempat ibadah untuk menyediakan akses bagi masyarakat dalam membeli bahan pangan murah dan berkualitas.
Seiring dengan permintaan masyarakat yang besar, kata dia, nantinya Pak Rahman juga akan dilengkapi mobil keliling yang bisa menjangkau masyarakat di perkampungan-perkampungan.
Baca Juga: PSSI Resmi Bentuk Satgas Antimafia Sepakbola, Netizen : Ada Akmal, Ngapain ??
"Mobil Pak Rahman ini nanti sudah lengkap. Ada beras, sayur, gula, minyak, dan sebagainya. Kami berharap dengan mobil ini bisa menjangkau wilayah pelosok. Kan ini tiap hari keliling," katanya.
Pada APBD Perubahan 2023, kata dia, diajukan satu unit mobil, dan pada APBD tahun depan rencananya akan dianggarkan lagi satu mobil sehingga total akan ada dua mobil keliling Pak Rahman.
"Di APBD perubahan ini satu mobil, di APBD 2024 nanti satu mobil. Tapi, mobil ini sudah lengkap menyediakan kebutuhan pokok masyarakat," katanya.
Baca Juga: Bandara Jenderal Ahmad Yani Gelar Latihan Modular
Meski nanti sudah ada mobil keliling Pak Rahman, Bambang memastikan bahwa kegiatan Pak Rahman yang bergiliran di masing-masing wilayah sebagaimana selama ini akan tetap berjalan.
Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan bahwa Pak Rahman selama ini cukup membantu masyarakat dalam menyediakan akses kebutuhan pokok murah dan menahan laju inflasi.
"Kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa. Makanya, dari Bapanas (Badan Pangan Nasional) memberikan apresiasi terhadap Pak Rahman yang menyediakan harga pangan sangat murah," kata Ita, sapaan akrabnya.
Karena itu, ia melihat bahwa Pak Rahman memang membutuhkan mobilitas yang tinggi, seiring dengan permintaan masyarakat terhadap akses kebutuhan pokok yang murah.
Baca Juga: Pemkot Semarang Gelar Lomba Pengelolaan Sampah Bertajuk Lampah Kita, Yuk Ikutan!
"Sekarang kan tidak hanya di kecamatan atau kelurahan, tetapi juga tempat ibadah, dan sebagainya. Kami berpikir nantinya perlu intervensi di titik tertentu," katanya.
Dicontohkannya, ketika ada laporan di suatu wilayah harga berasnya lebih mahal maka Pak Rahman bisa langsung menuju titik tersebut untuk melakukan intervensi harga komoditas.
"Misalnya, di satu kondisi masyarakat mungkin harga beras mahal di suatu tempat. Jadi, kami bisa langsung intervensi dan menyiapkan satu posko sehingga (penanganan) bisa lebih cepat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





