Pelantikan Pengurus GPMP Periode 2023-2028, 15 Anggota Diantaranya Dari Unsur Perempuan

AKURAT.CO - Pada Senin, 21 Agustus 2023 telah dilantik 50 orang sebagai Pengurus Daerah Gerakan Pelajar Mahasiswa Pembaharuan (GPMP) Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2023-2028.
Pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP AMPI Jerry Sambuaga, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Panggah Susanto, Ketua DPD AMPI Jawa Tengah Bondan S. Bomo Aji dan tamu undangan lainnya.
Hadir pula dalam pelantikan tersebut Organisasi Hasta Karya Golkar yang ikut meramaikan pelantikan tersebut.
Baca Juga: Pelaku Rudapaksa di Hutan Pinus Karangreja Diringkus Polres Purbalingga
Diantaranya yaitu Ketua PDK Kosgoro Jawa Tengah M. Saleh, Ketua AMPG Jateng Imam Teguh, SOKSI, hingga Ketua Kartini AMPI Jawa Tengah Sheila Pangestu.
Tercatat dari 50 orang tersebut, 15 diantaranya ialah perempuan.
"Keterlibatan perempuan sangat dibutuhkan dalam bidang apapun. GPMP Jawa Tengah punya komitmen untuk memberikan ruang yang seluas-luasnya agar perempuan bisa berkarya dimanapun tempatnya" Ujar Fajar Rahmat Sidik selaku Ketua PD GPMP Jawa Tengah.
Fajar Rahmat Sidik ialah seorang mahasiswa yang masih berkuliah di Semarang.
Baca Juga: Dua Pelaku Pembunuhan Saat Tawuran di Kendal Berhasil Dibekuk Polisi
Ia dilantik langsung oleh Ketua DPD AMPI Jawa Tengah untuk memgibarkan panji-panji kebesaran GPMP di seluruh penjuru Jawa Tengah.
"Saya titip semangat juang ini ke GPMP. anak muda jangan takut salah. Maju terus. Lossss. Karena bukan anak muda namanya bila tidak ngeyel dan wani!" Ucap Bondan Sejiwan saat sambutannya.
Hal senada disampaikan oleh ketua DPD GOLKAR Jawa Tengah Panggah Susanto, "kita mesti punya niatan untuk terus memperbaiki bangsa ini. Saya pun antusias datang ke acara ini. Penting untuk kita berdiskusi, karena makna pembaharuan saat ini harus kita rumuskan. Apa yang perlu diperbaharui?" Tegas Panggah Susanto pada pengarahannya.
Begitupun dengan Ketua DPP AMPI Jerry Sambuaga yang menyampaikan bahwa semangat pemuda adalah harapan masa depan bangsa.
Baca Juga: Surat, Suara Rakyat Lagu Baru Ndarboy Genk untuk Ganjar
"Saya kasih dua tantangan saja. Pertama, ajak teman kalian untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan ikut GPMP. kalo sekarang ada 50 orang, bulan depan harus 100. Kedua, gunakan sosial media kita untuk kampanye positif. Agar masyarakat tercerdaskan. Agak berita hoax tidak berkeliaran." Imbuhnya
Fajar selaku Ketua PD GPMP Jawa Tengah memiliki pandangan yang cukup menarik.
"50% lebih pemilih 2024 adalah para pemuda. Mau kemana kita? Mau ngapain kita? Jawabanya ialah terus bergerak. Dimanapun itu tempatnya. GPMP jadi alternatif yang tepat. Sebab, kita bergerak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Kedepanya, GPMP Jawa Tengah juga akan bergerak secara humanis, rasional, dan masif. Generasi saya ini adalah Gen Z. Generasi yang ingin suatu hal berbobot tapi dengan pengemasan yang mudah dicerna. Setelah ini kita fokus susun arah gerak dan program kerja" Ujarnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 8Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 9Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless
- 10Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG








