Jateng

Meta VR Glasses Resmi Meluncur, Bobot Cuma 100 Gram dan Harga Rp20 Jutaan

Dody H | 25 September 2026, 08:43 WIB
Meta VR Glasses Resmi Meluncur, Bobot Cuma 100 Gram dan Harga Rp20 Jutaan

JATENG.AKURAT.CO, Meta memperkenalkan perangkat realitas virtual (VR) terbarunya dalam ajang Meta Connect.

Berbeda dari headset VR konvensional yang umumnya memiliki bobot cukup berat, Meta VR Glasses hadir dengan desain yang jauh lebih ringan dengan berat sekitar 100 gram.

Perangkat ini dibanderol dengan harga US$1.299,99 dan dijadwalkan mulai tersedia pada musim semi 2027.

Salah satu fitur yang menjadi sorotan adalah sertifikasi IMAX Enhanced, yang menjadikannya perangkat VR pertama dengan sertifikasi tersebut.

Meta VR Glasses Hanya Berbobot Sekitar 100 Gram

Bobot Meta VR Glasses hanya sekitar 100 gram, jauh lebih ringan dibandingkan sejumlah perangkat VR premium yang telah beredar.

Sebagai perbandingan, Meta Quest 3 memiliki bobot sekitar 515 gram, sedangkan Apple Vision Pro memiliki bobot lebih dari 600 gram.

Perbedaan tersebut membuat Meta mengambil pendekatan desain yang cukup berbeda.

Rahasia bobot ringannya terletak pada konstruksi perangkat yang terdiri dari dua bagian terpisah.

Bagian pertama berupa unit kacamata yang menampung layar dan berbagai sensor.

Sementara itu, komponen seperti prosesor, penyimpanan, dan baterai ditempatkan pada unit komputasi terpisah.

Kedua bagian tersebut dihubungkan menggunakan kabel optik. Unit komputasi dapat ditempatkan di dalam saku atau tas sehingga sebagian besar bobot perangkat tidak bertumpu pada kepala pengguna.

Menggunakan Layar Micro-OLED 5K

Untuk sektor visual, Meta VR Glasses menggunakan panel Micro-OLED beresolusi 5K dengan kepadatan mencapai 37 piksel per derajat.

Selain itu, Meta VR Glasses juga menggunakan lensa pancake berukuran ringkas.

Teknologi tersebut membuat Meta VR Glasses memiliki pendekatan display yang berbeda dari Meta Quest 3 yang menggunakan panel LCD dengan resolusi 2064 × 2208 piksel untuk setiap mata.

Penggunaan Micro-OLED membuat perangkat ini berada di kelas yang lebih dekat dengan headset premium seperti Apple Vision Pro.

Untuk menikmati konten multimedia, Meta juga menghadirkan dukungan Dolby Vision serta audio spasial Dolby Atmos.

Ditenagai Snapdragon Reality Elite

Bagian komputasi Meta VR Glasses menggunakan prosesor Qualcomm baru bernama Snapdragon Reality Elite.

Sementara untuk daya, perangkat ini diklaim mampu digunakan memutar konten media beresolusi tinggi hingga sekitar 3 jam. Pengisian baterainya mendukung teknologi fast charging 45W.

Meta juga menyediakan beberapa metode kontrol. Pengguna dapat mengoperasikan perangkat melalui perintah suara, pelacakan mata, maupun gestur tangan.

Selain itu, Meta mengintegrasikan agen AI ke dalam sistem operasi perangkat. AI tersebut dapat digunakan untuk menjalankan berbagai perintah, mulai dari memutar film, membuka aplikasi, mengatur ulang ruang kerja virtual hingga melakukan pencarian.

Perangkat VR Pertama Bersertifikasi IMAX Enhanced

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah sertifikasi IMAX Enhanced.

Dengan sertifikasi tersebut, Meta ingin menjadikan perangkat ini bukan sekadar headset untuk bermain gim, tetapi juga sebagai perangkat hiburan untuk menikmati film dan konten berkualitas tinggi.

Mulai November, pelanggan Disney+ di wilayah tertentu akan dapat mengakses sejumlah film dalam format 3D, termasuk The Avengers dan Black Panther.

Meta juga menyediakan sejumlah lingkungan virtual yang dapat digunakan ketika menikmati konten, termasuk latar Tatooine dan Avengers Tower.

Selain itu, aplikasi Disney Immersive Cinema by ILM menghadirkan pengalaman VR untuk film seperti Avengers: Infinity War dan Star Wars: Episode IV – A New Hope.

Sejumlah layanan streaming dan hiburan lainnya juga akan tersedia, termasuk Prime Video, YouTube, DIRECTV, AMC+, Crunchyroll, Plex, dan ESPN.

Bisa Menonton Pertandingan Olahraga dalam Sudut Pandang 180 Derajat

Meta juga menyiapkan pengalaman khusus bagi penggemar olahraga melalui fitur Immersive Sports yang dikembangkan bersama ESPN.

Pengguna nantinya dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan resolusi hingga 8K dan perspektif 180 derajat.

Meta menyebut lebih dari 100 acara olahraga per tahun akan tersedia melalui berbagai mitra, termasuk MLB, NBC Sports, TNT Sports, dan UFC.

Konsep tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman menonton yang berbeda dibandingkan siaran olahraga tradisional karena posisi kamera dan lingkungan virtual dapat memberikan sensasi yang lebih imersif.

Meta VR Glasses Bisa Dipakai untuk Bekerja

Selain hiburan, Meta juga membidik penggunaan produktivitas.

Meta VR Glasses dapat menghadirkan ruang kerja virtual berukuran besar sehingga pengguna dapat membuka beberapa layar secara bersamaan.

Permukaan datar seperti meja juga dapat digunakan sebagai papan ketik dan touchpad virtual.

Berkat fitur color passthrough, pengguna tetap dapat melihat lingkungan nyata di sekitarnya, termasuk meja, ponsel, maupun ruangan.

Dengan demikian, perangkat ini tidak sepenuhnya mengisolasi pengguna dari dunia nyata ketika sedang bekerja.

Lebih dari 75 Gim Hadir Saat Peluncuran

Untuk gaming, Meta menyiapkan lebih dari 75 gim yang dapat dimainkan menggunakan kontrol berbasis gerakan saja.

Pengguna juga dapat mengakses lebih banyak judul melalui Xbox Cloud Gaming, sehingga pilihan permainan tidak hanya bergantung pada katalog bawaan perangkat.

Meta turut memperkenalkan fitur panggilan holografis. Teknologi ini dapat membuat avatar digital yang mengikuti ekspresi wajah dan gerakan pengguna.

Audio spasial juga digunakan untuk membuat posisi lawan bicara terasa lebih natural dalam ruang virtual.

Untuk tahap awal, fitur tersebut hanya tersedia pada aplikasi tertentu, termasuk WhatsApp dan Zoom.

Harga Meta VR Glasses dan Jadwal Rilis

Meta VR Glasses akan dijual dengan harga US$1.299,99 atau sekitar Rp20 jutaan jika dikonversikan secara kasar tanpa memperhitungkan pajak dan biaya distribusi di Indonesia.

Harga tersebut lebih dari dua kali lipat harga awal Meta Quest 3 yang berada di angka US$499,99.

Namun, harganya masih jauh di bawah Apple Vision Pro yang diluncurkan dengan harga US$3.499.

Meta sendiri baru akan memasarkan perangkat ini pada musim semi 2027.

Dengan bobot sekitar 100 gram, layar Micro-OLED 5K, kontrol berbasis mata dan gestur, fitur AI, serta sertifikasi IMAX Enhanced, Meta VR Glasses menjadi salah satu perangkat yang menarik perhatian di kategori VR generasi berikutnya.

Meski demikian, calon pengguna masih harus menunggu hingga 2027 untuk melihat bagaimana perangkat tersebut akan bersaing di pasar headset VR premium, dan apakah harga serta daya tahan baterainya mampu memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.