Awas Tertipu! 13 Mitos Tentang Mata yang Bikin Banyak Orang Salah Kaprah, Nomor 2 Paling Sering Dipercaya!

JATENG.AKURAT.CO, Pernah dengar kalau layar HP bisa merusak mata karena blue light? Atau, kalau pakai kacamata bikin mata makin minus? Ternyata, banyak dari anggapan itu hanyalah mitos belaka.
Dua dokter mata, Dr. Ronnie Banik dan Dr. Jennifer Tsai, baru-baru ini membedah 13 mitos umum seputar penglihatan dan mengungkapkan fakta ilmiah yang mengejutkan.
Mitos vs. Fakta: Membongkar Kesalahan yang Paling Populer
Para ahli menjelaskan bahwa menjaga kesehatan mata lebih dari sekadar menghindari layar.
Pengetahuan yang benar adalah kunci. Berikut adalah beberapa mitos dan fakta yang mereka bagikan:
1. Mitos: Penglihatan 20/20 artinya sempurna.
Fakta: Tidak sepenuhnya benar. Penglihatan 20/20 memang berarti kamu bisa melihat objek dari jarak 20 kaki dengan jelas, tapi penglihatan tidak hanya sebatas itu.
Ada juga komponen lain seperti penglihatan warna, penglihatan tepi, dan kemampuan mata untuk fokus pada jarak dekat.
2. Mitos: Blue light dari layar merusak mata dan bisa bikin buta.
Fakta: Mitos ini berawal dari sebuah studi pada tahun 2018. Namun, para dokter menjelaskan bahwa studi itu tidak dilakukan pada sel-sel mata manusia.
Faktanya, retina kita memiliki pigmen alami yang melindungi dari blue light.
3. Mitos: Mata pasti akan bermasalah seiring usia.
Fakta: Ini adalah mitos. Meskipun kondisi seperti presbyopia (hilangnya kemampuan mata untuk fokus pada objek dekat) umum terjadi, pemeriksaan mata rutin bisa membantu menjaga penglihatan yang baik hingga usia senja.
4. Mitos: Operasi LASIK memberikan koreksi permanen.
Fakta: Operasi LASIK bisa mengembalikan resep kacamata menjadi nol, tapi bukan jaminan permanen.
Penglihatanmu bisa kembali menurun seiring waktu, dan kamu mungkin tetap butuh kacamata baca.
5. Mitos: Buta warna berarti melihat dunia dalam warna hitam dan putih.
Fakta: Sebagian besar orang yang buta warna tidak melihat dunia seperti itu.
Mereka umumnya mengalami kesulitan membedakan antara nuansa warna merah dan hijau.
6. Mitos: Latihan mata bisa memperbaiki penglihatan.
Fakta: Latihan mata tidak akan memperbaiki kondisi seperti rabun jauh (myopia) atau silinder (astigmatism).
Namun, latihan ini bisa membantu mengatasi masalah spesifik seperti ketegangan mata atau kondisi yang disebut convergence insufficiency.
7. Mitos: Pakai kacamata bikin mata makin minus.
Fakta: Ini tidak benar. Perubahan penglihatan lebih berkaitan dengan genetik dan pemanjangan alami bola mata, bukan karena kacamata.
Fakta Mengejutkan Lainnya tentang Kesehatan Mata
Para dokter juga membahas mitos lain yang tak kalah menarik:
8. Mitos: Mata kering tidak berbahaya.
Fakta: Mata kering yang tidak diobati bisa menyebabkan jaringan parut pada kornea.
Gunakan tetes mata secara teratur, tapi hindari produk yang mengandung alkohol polivinil.
9. Mitos: Mata akan copot jika kamu bersin dengan mata terbuka.
Fakta: Ini adalah mitos. Mata kita ditahan oleh enam otot kompleks dan jaringan ikat yang kuat.
10. Mitos: Lensa kontak bisa hilang di belakang mata.
Fakta: Tidak mungkin. Mata memiliki pelindung alami yang disebut konjungtiva yang mencegah benda asing, termasuk lensa kontak, hilang di belakang mata.
11. Mitos: Kacamata hitam hanya perlu dipakai saat matahari terik.
Fakta: Kacamata hitam perlu dipakai untuk melindungi mata dari sinar UV berbahaya, bahkan di hari mendung. Pastikan kacamata memiliki label "100% UVA/UVB protection."
12. Mitos: Eye floaters selalu berbahaya.
Fakta: Floaters (bayangan kecil yang melayang di penglihatan) umum dan seringkali tidak berbahaya.
Namun, jika jumlahnya tiba-tiba meningkat, itu bisa menjadi tanda masalah serius seperti robekan atau lepasnya retina.
13. Mitos: Dua orang tua bermata biru tidak bisa punya anak bermata cokelat.
Fakta: Mereka bisa. Genetika warna mata lebih kompleks daripada hanya gen dominan dan resesif.
Jadi, untuk menjaga penglihatan tetap sehat, jauhkan diri dari mitos-mitos di atas dan perbanyaklah melakukan pemeriksaan mata rutin, konsumsi makanan sehat, dan gunakan pelindung mata yang tepat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 10Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah








