Jateng

Sejarah Tokoh Pewayangan Raden Lesmana Mandrakumara: Putra Mahkota Hastinapura yang Terlupakan dalam Dunia Pewayangan Jawa

Theo Adi Pratama | 18 Februari 2025, 07:00 WIB
Sejarah Tokoh Pewayangan Raden Lesmana Mandrakumara: Putra Mahkota Hastinapura yang Terlupakan dalam Dunia Pewayangan Jawa

JATENG.AKURAT.CO, Dalam dunia pewayangan Jawa, ada banyak tokoh yang memiliki kisah menarik namun jarang diulas.

Salah satunya adalah Raden Lesmana Mandrakumara, putra mahkota Kerajaan Hastinapura yang seringkali terlupakan.

Meskipun namanya tidak setenar para Pandawa atau Kurawa, kisah hidupnya penuh dengan tragedi dan ironi. 

Siapa sebenarnya Raden Lesmana Mandrakumara? Mari kita telusuri lebih dalam!

Asal-Usul Raden Lesmana Mandrakumara

Raden Lesmana Mandrakumara dikenal sebagai putra mahkota Kerajaan Hastinapura, anak dari Prabu Duryudana (Duryodana) dan permaisurinya, Dewi Banowati. 

Namun, ada beberapa versi cerita yang menyebutkan bahwa ia sebenarnya bukan anak kandung Duryudana. 

Beberapa sumber menyatakan bahwa ia adalah anak dari seorang pawang gajah atau bahkan anak dari seorang abdi di Kadipaten Madukoro. 

Menurut versi ini, ia ditukar dengan anak pertama Duryudana dan Banowati yang sebenarnya adalah seorang perempuan. Namun, hal ini tidak pernah diketahui oleh Duryudana.

Karakter Raden Lesmana Mandrakumara

Raden Lesmana Mandrakumara digambarkan sebagai tokoh yang "gerah ew" atau memiliki keterbelakangan mental.

Meskipun ia adalah putra mahkota, ia tidak memiliki kesaktian khusus seperti tokoh-tokoh pewayangan lainnya.

Karakter ini membuatnya seringkali diabaikan dalam banyak lakon pewayangan.

Namun, meskipun jarang muncul, Raden Lesmana Mandrakumara memiliki peran penting dalam beberapa lakon, terutama yang berkaitan dengan pernikahan para putra Pandawa. 

Ia seringkali menjadi saingan para putra Pandawa dalam memperebutkan calon istri, meskipun selalu gagal.

Kisah Pernikahan dan Keturunan

Meskipun sering gagal dalam memperebutkan calon istri, Raden Lesmana Mandrakumara akhirnya menikah dengan Putri Norowindhi, putri dari Prabu Norowindhi.

Prabu Norowindhi sendiri adalah salah satu dari 100 Kurawa yang selamat dari perang Baratayuda dan mendirikan kerajaan sendiri.

Dari pernikahan ini, Raden Lesmana Mandrakumara dikaruniai seorang putra bernama Raden Dewakumara. 

Sayangnya, kisah hidup Raden Lesmana Mandrakumara berakhir dengan tragis.

Akhir Hayat yang Tragis

Kisah kematian Raden Lesmana Mandrakumara terjadi dalam perang Baratayuda.

Saat itu, ia mencoba menghabisi Raden Abimanyu, putra Arjuna yang sudah tidak berdaya setelah diranjau oleh ribuan senjata. 

Namun, naas bagi Raden Lesmana Mandrakumara. Raden Abimanyu yang sekarat masih sempat menghunus keris Pulanggeni dan menancapkannya ke dada Raden Lesmana Mandrakumara, mengakhiri hidupnya dengan tragis.

Makna di Balik Kisah Raden Lesmana Mandrakumara

Kisah Raden Lesmana Mandrakumara mengajarkan kita tentang ironi kehidupan.

Meskipun ia adalah putra mahkota Kerajaan Hastinapura, ia tidak pernah mendapatkan pengakuan atau kesempatan untuk membuktikan diri.

Karakternya yang lemah dan kurang beruntung membuatnya seringkali diabaikan, bahkan dalam kematiannya pun ia tidak mendapatkan kehormatan yang layak.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.