Jateng

Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan

Arixc Ardana | 15 November 2024, 08:48 WIB
Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan

AKURAT.CO JATENG - Tips Parenting: 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan. 

Di Indonesia, kematian anak sering dijumpai pada usia neonatal (bayi muda berusia 1 hari hingga 2 bulan) di mana rasionya 19 dari 1.000 anak.

Umumnya penyebabnya adalah masalah medis saat bayi lahir dan juga terserang penyakit. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk selalu waspada jika bayi menunjukkan tanda bahaya.

Baca Juga: Wisata Vibes! Tips dan Panduan Singkat Backpacking ke Yogyakarta: Liburan Hemat dengan Pesona Budaya yang Tak Terlupakan

Ada berbagai hal yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan, karena dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan intelegensinya. Apa saja? Simak penjabarannya di bawah ini. 

Simak 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Kepada Anak Bayi Usia 2 Bulan. 

1. Tidak Memberikan Stimulasi yang Sesuai

Bayi usia 2 bulan sudah memiliki kontrol motorik yang lebih baik dari sebelumnya. Jika Mama perhatikan, ia sudah mulai bisa mendekatkan tangannya ke mulut, sebagai refleks mengisap.

Baca Juga: Jangan Bersedih Hati, Ini 6 Tips Move On Setelah Mengalami Putus Cinta

Perutnya juga semakin kuat saat tummy time lho, Ma. Secara kognitif bayi juga lebih sadar dengan apa yang terjadi di sekitar. Mereka juga mulai tersenyum ketika Mama mengajaknya berinteraksi.

Kemampuan sosial/emosional dan komunikasi si Kecil juga mulai berkembang. Untuk itu, yuk ajak ia berinteraksi dan melakukan kontak mata.

2. Memberikan Makanan Padat

ASI merupakan makanan pokok pada enam bulan pertama kehidupan si Kecil. 

Untuk itu meski tubuhnya tampak lebih besar dari sebelumnya, bukan berarti Mama bisa memberikannya makanan padat, ya. 

Tenang saja, ASI saja cukup kok untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkannya

3. Melarang Memasukkan Tangannya ke Mulut 

Mengapa melarang bayi memasukkan tangannya, merupakan hal yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan. 

Ternyata ini bagian dari perkembangan bayi yang meliputi eksplorasi bagian tubuhnya (mulut dan jari), oral teething (menggoyang-goyangkan rahang atau gusinya), dan cara dia menenangkan diri.

Jadi hal ini adalah normal, dan umumnya berlangsung hingga usia anak 3 tahun. 

Baca Juga: 5 Tips Parenting Agar Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Minat Membaca Anak Anda

4. Jarang Mengganti Popoknya

Ruam popok (diaper dermatitis) menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dialami bayi dan batita.

Itulah mengapa, Mama jangan pernah mengabaikan hal ini dan mengganti popok bayi jika dirasa sudah terlalu basah (BAK) atau segera setelah bayi BAB.

Bayi usia 2 bulan setidaknya butuh mengganti popoknya sebanyak 8 - 10 kali selama 24 jam. 

Baca Juga: 5 Tips Parenting Agar Dapat Meningkatkan Kemampuan dan Minat Membaca Anak Anda

5. Melewatkan Imunisasi 

Salah satu hal penting yang tidak boleh dilakukan pada bayi 2 bulan adalah melewatkan jadwal imunisasi.

Setiap anak wajib mendapatkan imunisasi sebagai perlindungan dasar dari berbagai risiko penyakit kecuali karena kondisi tertentu. 

Di bulan kedua kehidupannya ini, dokter anak mewajibkan vaksinasi bayi. *** 




Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.