Membongkar Rahasia Mimpi: Mengapa Kita Sering Lupa dengan Mimpi yang Kita Alami dan Apa Artinya?

JATENG.AKURAT.CO, Ketika malam larut dan rasa kantuk mulai menyerang, tubuh kita secara otomatis bersiap menuju tempat tidur.
Otak memberikan sinyal bahwa sudah waktunya untuk istirahat. Namun, begitu kita terlelap, sebuah fenomena misterius terjadi.
Kita seolah-olah memasuki dunia yang tak jelas di mana, dan seringkali, keesokan paginya, kita tak bisa mengingat apa yang kita mimpikan. Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa ini terjadi?
Dikutip dari WittyFeed.com, tidur itu layaknya roller coaster dengan berbagai fase yang kita lalui.
Selama tidur delapan jam, fase tidur kita naik turun, dan salah satu fase yang paling menarik adalah REM (Rapid Eye Movement).
Saat melihat seseorang tertidur dan matanya berkedut, itu tanda mereka berada dalam fase terdalam tidur, yaitu fase REM.
Baca Juga: Gangguan Layanan Canva: Puluhan Pengguna Laporkan Masalah Akses pada Siang Hari di Downdetector
Dulunya, teori menyebutkan bahwa mimpi hanya terjadi pada fase ini, namun penelitian terbaru menunjukkan mimpi bisa berlangsung di semua fase tidur.
Mengapa Kita Bermimpi?
Pertanyaan mengapa kita bermimpi masih menjadi misteri besar.
Peneliti terus mencari jawaban pasti, namun hingga kini belum ada kesimpulan yang memuaskan.
Beberapa teori menyatakan bahwa mimpi berfungsi sebagai cara otak untuk memecahkan masalah atau sebagai salah satu fungsi biologis tubuh.
Mengapa Kita Melupakan Mimpi?
Melupakan mimpi sering kali dikaitkan dengan kondisi neurokimia otak selama fase REM.
Saat tidur, kualitas tidur kita menentukan apakah mimpi akan kita ingat atau tidak.
Pada umumnya, mimpi terlupakan karena tidak dikonsolidasikan atau diperkuat menjadi ingatan jangka panjang.
Otak kita perlu memindahkan mimpi dari ingatan jangka pendek ke jangka panjang. Jika proses ini tidak terjadi saat kita bangun, mimpi akan hilang begitu saja.
Ada beberapa teori yang menjelaskan fenomena ini. Salah satunya adalah perbedaan kerja neurokimia otak saat kita tidur dan bangun.
Perbedaan ini menghambat kita untuk memperkuat mimpi. Selain itu, kita juga cenderung tidak memperhatikan apa yang kita mimpikan saat tidur.
Jika kita bangun tepat setelah masa REM berakhir, mimpi tersebut cenderung tidak berlanjut dan segera dilupakan.
Baca Juga: Atasi Bad Mood dengan Ampuh! Tips Meningkatkan Hormon Kebahagiaan Agar Hidup Lebih Bermakna
Mengapa Beberapa Mimpi Tertinggal?
Otak kita cenderung melupakan hal-hal yang dianggap tidak penting dan hanya mengingat hal-hal yang memiliki makna emosional.
Oleh karena itu, sebagian besar mimpi akan terlupakan, namun mimpi yang sangat impresif atau emosional memiliki kemungkinan lebih besar untuk diingat.
Ingatan kita terhadap mimpi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk fase tidur, kualitas tidur, dan makna emosional dari mimpi itu sendiri.
Jadi, meskipun sebagian besar mimpi kita terlupakan, mimpi yang benar-benar berkesan akan tetap tertinggal dalam ingatan kita.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 8CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10Mengenal Sel Energi Prana untuk Keseimbangan Hidup Holistik








