Mengenal Budaya Jawa: 16 Kosakata Jawa yang Mulai Jarang Terdengar di Masa Modern, Apakah Kamu Pernah Mendengar?

AKURAT.CO, Kosakata dalam bahasa Jawa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari warisan budaya yang kaya.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman, beberapa kosakata Jawa mulai jarang terdengar lagi, baik di pedesaan maupun di perkotaan.
Berikut adalah beberapa kosakata Jawa yang mulai langka dan jarang terdengar di masa sekarang bersumber dari instagram @awingaljamal :
Kacu : Merujuk pada sapu tangan. Dulu, kosakata ini sering digunakan untuk menyebutkan kain kecil yang biasa digunakan untuk membersihkan wajah atau tangan.
Suweng : Menyebutkan anting. Sebuah kata yang dulunya sering digunakan untuk menyebutkan perhiasan yang dipasang di telinga.
Lodhong : Merupakan toples, tempat penyimpanan makanan atau benda-benda lainnya yang terbuat dari kaca dan memiliki penutup.
Mojah : Pelapis kulit ketat, seperti kaus kaki atau sarung tangan. Kosakata ini mungkin jarang terdengar karena pergeseran preferensi dalam pakaian dan bahan yang digunakan.
Lisah Liyun : Minyak tanah. Istilah ini mengacu pada bahan bakar yang dulunya sering digunakan dalam lampu minyak atau lampu pelita.
Lisah Klenthik : Minyak goreng yang terbuat dari kelapa. Kosakata ini mungkin jarang terdengar karena semakin banyaknya variasi minyak goreng yang tersedia di pasaran.
Druwang : Kertas. Kata ini mengacu pada bahan yang digunakan untuk menulis atau mencetak.
Gendul : Botol kaca. Istilah ini sering digunakan untuk menyebut botol kaca yang digunakan sebagai wadah minuman atau benda lainnya.
Baca Juga: Mengurai Kemacetan, Peran Vital Jalur Fungsional Jogja-Solo Selama Musim Mudik
Gembes : Botol plastik. Sebuah kata yang dulunya mungkin lebih sering digunakan untuk menyebutkan botol plastik yang biasa digunakan untuk minuman atau penyimpanan.
Sosi : Kunci. Kosakata ini mungkin jarang terdengar karena semakin banyaknya variasi kunci modern dan elektronik yang digunakan.
Amben : Dipan. Kata ini mengacu pada tempat tidur tradisional yang terbuat dari kayu.
Galar : Pelapis dipan dari bambu. Istilah ini merujuk pada bagian bawah tempat tidur yang terbuat dari anyaman bambu.
Dingklik : Kursi kecil. Kosakata ini sering digunakan untuk menyebut kursi dengan ukuran yang lebih kecil dari biasanya.
Cemplik : Lampu minyak. Sebuah kata yang dulunya sering digunakan untuk menyebut lampu yang menggunakan minyak sebagai bahan bakarnya.
Pengilon : Cermin. Istilah ini mengacu pada benda yang digunakan untuk memantulkan gambar atau refleksi.
Jungkat : Sisir. Kosakata ini mungkin jarang terdengar karena semakin banyaknya variasi alat untuk merawat rambut yang tersedia di pasaran.
Meskipun kosakata-kosakata ini mungkin mulai jarang terdengar, namun mereka tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya Jawa yang perlu diingat dan dilestarikan.
Dengan mengenang dan memahami kosakata-kosakata ini, kita dapat memperkaya pemahaman kita tentang budaya dan sejarah Jawa yang kaya akan kearifan lokal.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless


