Jateng

Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ambalika, Kisah Putri Penyerta Keluarga Pandawa

Theo Adi Pratama | 4 Maret 2024, 17:00 WIB
Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Ambalika, Kisah Putri Penyerta Keluarga Pandawa

AKURAT.CO, Dalam epik Mahabharata, Dewi Ambalika atau Dewi Ambiki adalah putri bungsu dari tiga bersaudara putri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura, dengan permaisuri Dewi Swargandini.

Kehadirannya dalam Mahabharata membawa peran penting dalam pembentukan takdir dan nasib keluarga Pandawa.

Dewi Ambalika memiliki dua saudara kandung, yaitu Dewi Amba dan Dewi Ambika.

Dewi Amba, kakak tertuanya, meninggal secara tidak sengaja terbunuh oleh panah Dewabrata atau yang lebih dikenal dengan nama Resi Bisma.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Sanghyang Mahadewa, Dewa Keluhuran dan Kepahlawanan

Sedangkan Dewi Ambika, kakak keduanya, menjadi istri Prabu Citragada, putra sulung Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina, dan kemudian menjadi istri Begawan Abiyasa.

Kisah Dewi Ambalika terkait erat dengan Dewabrata atau Resi Bisma.

Saat Dewabrata berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka, ia membawa pulang Dewi Ambalika dan Dewi Ambika sebagai putri boyongan.

Dewi Ambalika kemudian dinikahkan dengan Wicitrawirya, putra bungsu Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Dewi Madrim, Permaisuri Bijaksana dan Ibu yang Penuh Cinta

Namun, setelah Prabu Wicitrawirya meninggal karena sakit, atas kehendak Dewi Durgandini, Dewi Ambalika dinikahkan dengan Begawan Abiyasa, putra tunggal Dewi Durgandini dengan Begawan Palasara dari pertapaan Retawu.

Dari pernikahan Dewi Ambalika dengan Begawan Abiyasa lahirlah seorang putra yang memiliki wajah pucat, yang diberi nama Pandu.

Pandu, sebagai seorang anak yang berwajah pucat, memiliki peran penting dalam kisah Mahabharata.

Turun temurun, kelak Pandu menurunkan keluarga Pandawa, yang memainkan peran sentral dalam konflik besar Bharatayuda.

Baca Juga: Mengenal Tokoh Pewayangan dari Perspektif Sejarah dan Budaya: Legenda Prabu Maesasura, Raja Raksasa dari Guwa Kiskenda

Dewi Ambalika hidup sangat panjang dan menyaksikan berbagai peristiwa besar dalam Mahabharata.

Setelah perang Bharatayuda berakhir dan Yudhistira dinobatkan sebagai raja negara Astina dengan gelar Prabu Kalimataya, Dewi Ambika meninggal moksa bersama-sama dengan Dewi Ambika dan Dewi Durgandini.

Kehadirannya, meskipun tidak selalu mencolok, memberikan sumbangan penting dalam pengembangan cerita Mahabharata serta penentuan takdir keluarga Pandawa yang legendaris.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.